BPKP Maluku Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Lapangan
Sumber Foto: Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
Ekonomi

BPKP Maluku Evaluasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Lapangan

Isu Nasional - AMBON (25/2/2026) - Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Maluku, Bagus Putu Santika, beserta tim dari Bidang Akuntan Negara (AN) turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan Evaluasi Tata Kelola Pupuk Bersubsidi Triwulan I Tahun 2026 dalam rangka mengawal program ketahanan pangan dan memastikan ketepatan penyaluran bantuan pemerintah. Kegiatan peninjauan yang berlangsung komprehensif ini dipusatkan di Rumah Ketua Kelompok Tani.

Kehadiran jajaran BPKP Maluku di lahan budidaya hortikultura di Tawiri tidak hanya sekedar melakukan pemeriksaan administratif. Dengan didampingi oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Sofyan Marasabessy, Tim BPKP secara proaktif berdialog dan melakukan wawancara langsung dengan para petani. Pendekatan persuasif ini dilakukan untuk menggali informasi dan mendengarkan aspirasi dari para penerima manfaat secara real-time, baik terkait ketersediaan, ketepatan waktu distribusi, maupun kendala teknis yang dialami petani di lapangan.

Tak berhenti pada sesi dialog, evaluasi kemudian dilanjutkan dengan inspeksi fisik ke gudang penyimpanan pupuk bersubsidi di daerah Baguala. Di lokasi ini, Tim BPKP Maluku memastikan bahwa pupuk yang akan didistribusikan kepada para pahlawan pangan memenuhi standar mutu yang ditetapkan dengan melakukan pengecekan kualitas. Selain itu, tim juga melakukan perhitungan secara teliti terhadap ketersediaan stok fisik pupuk di dalam gudang. Langkah ini krusial untuk mencocokkan kesesuaian antara data pencatatan administrasi dengan fisik barang yang ada.

Evaluasi langsung ke tingkat akar rumput ini merupakan wujud nyata komitmen BPKP dalam mengawal akuntabilitas program-program strategis pemerintah daerah maupun pusat. Melalui pengawasan yang ketat dari hulu ke hilir, diharapkan tata kelola pupuk bersubsidi di Provinsi Maluku menjadi semakin transparan, tepat guna, dan benar-benar membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani di Bumi Raja-Raja.