MAN 3 Makassar Resmikan Mall Pelayanan Publik dan Inovasi Digital Pendidikan
Sumber Foto: Upeks.co.id
Teknologi

MAN 3 Makassar Resmikan Mall Pelayanan Publik dan Inovasi Digital Pendidikan

Isu Nasional - MAKASSAR, UPEKS – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Makassar resmi meluncurkan tiga inovasi layanan pendidikan dalam kegiatan launching yang digelar di lingkungan madrasah. Peresmiannya dilakukan langsung Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, dalam rangkaian kegiatan Gema Ramadan bertajuk “Digitalisasi dalam Keberkahan: Transformasi Pelayanan Publik MAN 3 Kota Makassar di Bulan Suci”, Jumat (13/3/2026).

Dalam peresmian tersebut, momen menarik terjadi ketika H. Ali Yafid dipersilakan langsung untuk menjalankan simulasi aplikasi eSipakatau. Beliau menjadi tamu pertama yang menjajal kecanggihan sistem digital tersebut, menandai operasional resmi layanan publik terintegrasi di MAN 3.

Kepala MAN 3 Makassar, H Zulfikah Nur, mengatakan tiga inovasi tersebut meliputi Mall Pelayanan Publik madrasah, aplikasi sentral e-Sipakatau, serta e-Panduan Disiplin Positif.

Menurutnya, peluncuran inovasi ini menjadi langkah MAN 3 Makassar dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan berbasis digital dan modern.

“Alhamdulillah hari ini kami telah launching sekaligus tiga inovasi baru. Pertama adalah mall pelayanan publik yang modern, kedua aplikasi sentral e-Sipakatau, dan ketiga e-Panduang disiplin positif,” ujar Zulfikah Nur.

Ia menjelaskan, e-Sipakatau merupakan sistem informasi pelayanan madrasah berbasis elektronik yang dirancang untuk memudahkan berbagai layanan administrasi.

Aplikasi tersebut memiliki sekitar 28 fitur dashboard yang mencakup berbagai layanan madrasah, seperti sistem pengaduan, website madrasah, e-komite, hingga layanan administrasi lainnya.

Melalui sistem ini, sejumlah layanan seperti pengesahan ijazah dapat dilakukan secara digital dan online tanpa harus datang langsung ke madrasah.

“Jadi ketika ingin mengesahkan ijazah misalnya, bisa melalui sistem online. Berkas dikirim, kemudian kami proses di sini dan dikirim kembali,” jelasnya.

Selain itu, MAN 3 Makassar juga memperkenalkan e-Panduang Disiplin Positif, sebuah buku elektronik setebal sekitar 75 halaman yang berisi panduan pembinaan siswa berbasis pendekatan disiplin positif.

Panduan tersebut dirancang untuk digunakan baik di madrasah reguler maupun di asrama MAN Program Keagamaan (PK).

“Pendekatan yang digunakan bukan lagi hukuman, tetapi melalui coaching, mentoring, dan pendampingan kepada siswa,” kata Zulfikah.

Ia menambahkan, buku elektronik tersebut akan diinstal pada perangkat para siswa agar dapat dipelajari secara langsung oleh sekitar 1.200 siswa di lingkungan MAN 3 Makassar.

Panduan Kota & Daerah

“Saya sangat bangga dengan pencapaian MAN 3 dalam beberapa bulan terakhir. Inovasi seperti aplikasi eSipakatau dan Mal Pelayanan Publik ini adalah bukti nyata kreativitas positif yang harus terus didukung,” ujar H. Ali Yafid.

Ia juga memberikan kebebasan bagi civitas akademika untuk terus berkreasi demi kemajuan madrasah.

Kakanwil berharap, dengan tekad, komitmen, dan iman yang kuat, transformasi digital ini dapat berjalan selaras dengan peningkatan kualitas ibadah di bulan Ramadan. “Segala aktivitas yang didasari iman dan niat memajukan madrasah insya Allah akan berjalan dengan baik dan membawa keberkahan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Penmad Kemenag Sulsel, H. Wahyuddin Hakim, serta dihadiri oleh Kepala MTsN 2 Kota Makassar, H. Kalamuddin, dan Kepala MIN 1 Kota Makassar, Nelvi. Seluruh warga MAN 3 turut menjadi saksi peresmian yang kemudian dilanjutkan dengan pertemuan di ruang Aula MAN 3. (rls)