MUI Susun Peta Jalan Geopolitik untuk Umat Islam Indonesia
Sumber Foto: jurnas.com
Peta Isu

MUI Susun Peta Jalan Geopolitik untuk Umat Islam Indonesia

Isu Nasional - Majelis Ulama Indonesia (MUI) sedang menyusun Peta Jalan Geopolitik 2026-2030 sebagai panduan strategis bagi kepemimpinan umat Islam Indonesia dalam menghadapi tatanan dunia baru yang semakin kompleks.

Awal Kejadian

Penyusunan peta jalan ini disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, dalam forum diskusi yang berlangsung di Jakarta dengan tema "Strategic Autonomy, Ketahanan Nasional, dan Kepemimpinan Umat Islam Indonesia dalam Tatanan Dunia Baru".

Perkembangan

Sudarnoto menekankan perlunya umat Islam Indonesia berperan sentral dalam menghadapi ketidakpastian tatanan global yang tidak lagi terpusat pada satu kekuatan. Ia mengidentifikasi tantangan, seperti penjajahan di Palestina dan diskriminasi terhadap minoritas Muslim, sebagai isu prioritas yang memerlukan perhatian konkret. Empat fungsi strategis dirumuskan untuk diemban, yaitu fungsi moral, intelektual, diplomatik, dan ekonomi, yang bertujuan untuk memperkuat posisi umat Islam Indonesia di kancah global.

Kondisi Terakhir

Peta Jalan Geopolitik 2026-2030 akan mencakup lima isu utama, termasuk keadilan bagi Palestina dan penanganan Islamofobia, serta rencana pembentukan lembaga-lembaga strategis seperti Pusat Studi Palestina dan Antizionisme. MUI berharap rekomendasi ini dapat diterjemahkan ke dalam program nyata yang mendukung Indonesia sebagai pemimpin di dunia Islam dan kontributor perdamaian global.