Putin dan Trump Bahas Konflik Ukraina dalam Pembicaraan Hari Kemerdekaan AS
Isu Nasional - JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara lewat telepon dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, saat AS memperingati Hari Kemerdekaan. Konflik Ukraina menjadi salah satu isu utama dalam pembicaraan itu.
Melansir China Daily, Minggu, 5 Juli, ajudan Presiden Rusia Yuri Ushakov mengatakan Putin juga menyampaikan ucapan selamat kepada Trump atas peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.
Namun, pembicaraan itu tidak berhenti pada ucapan hari nasional. Ushakov menyebut percakapan tersebut berfokus pada urusan kerja dan berlangsung konstruktif.
“Percakapan ini, yang menjadi komunikasi keempat mereka tahun ini, tentu bukan sekadar pertukaran protokoler rutin, tetapi berfokus pada urusan kerja dan sangat konstruktif,” kata Ushakov.
Menurut Ushakov, pembicaraan itu membuka ruang bagi kedua pemimpin untuk membahas isu-isu mendesak dalam agenda bilateral dan internasional secara terbuka.
Dalam dialog tersebut, menurut Ushakov, Putin menyampaikan situasi medan perang di Ukraina dari sudut pandang Moskow. Ia menyebut pasukan Rusia bergerak maju di sepanjang garis kontak.
Garis kontak adalah wilayah pertemuan atau batas langsung antara pasukan yang berhadapan dalam konflik. Di saat seperti ini, perubahan kecil di lapangan bisa berarti banyak secara militer maupun politik.
Ushakov juga menuding negara-negara Eropa keliru membaca dinamika perang dan kondisi di sepanjang garis kontak dalam konflik Ukraina.
China Daily melaporkan, Putin dan Trump turut membahas hubungan bilateral. Keduanya menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang konsisten, termasuk dalam isu militer-politik dan ekonomi.
Ushakov mengatakan ada peluang besar bagi kerja sama yang saling menguntungkan antara Rusia dan Amerika Serikat di bidang tersebut.
Namun, Trump disebut menekankan bahwa penyelesaian cepat konflik Ukraina menjadi syarat penting untuk membuka peluang kerja sama itu.
“Ada prospek besar untuk kerja sama yang saling menguntungkan antara kedua negara kita di bidang-bidang tersebut. Trump menekankan bahwa penyelesaian lebih awal konflik Ukraina akan menjadi prasyarat untuk membuka kerja sama semacam itu,” kata Ushakov.
Percakapan ini menjadi komunikasi keempat Putin dan Trump sepanjang tahun ini. Dari keterangan Ushakov, peluang kerja sama Moskow dan Washington masih dibayangi penyelesaian konflik Ukraina.




