Aplikasi 'Berani Tampak' Dikenalkan untuk Perbaikan Rumah dan Hapus Kawasan Kumuh di Sulteng
Isu Nasional - PIKIRAN RAKYAT SULTENG — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) meluncurkan inovasi digital terbaru guna mengakselerasi visi Gubernur Dr. Anwar Hafid, M.Si dalam menurunkan angka kemiskinan daerah. Inovasi tersebut berupa aplikasi Sistem Informasi Berbasis Data Terpadu Pengentasan Kemiskinan yang diberi nama "Berani Tampak".
Kepala Dinas PKPP Sulteng, Dr. Akris Fattayunus, MM, menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan intervensi pemerintah tepat sasaran. Dengan tagline "Data Pasti, Intervensi Tepat", Berani Tampak dirancang untuk mengintegrasikan data perumahan dan kawasan kumuh secara transparan dan akuntabel.
“Aplikasi Berani Tampak merupakan akronim dari Berbasis Rangkuman Data dan Intervensi Terpadu Membangun Perumahan dan Kawasan. Saat ini sistemnya sedang dalam tahap finalisasi proses pembuatan agar segera bisa dioperasikan secara maksimal di seluruh kabupaten/kota,” ujar Akris dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).
Mantan Kepala BPBD Sulteng ini menekankan bahwa fokus utama kebijakan Gubernur saat ini adalah perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan penataan kawasan kumuh. Melalui aplikasi ini, setiap unit rumah yang diusulkan untuk diperbaiki akan terdokumentasi dengan baik, sehingga tumpang tindih anggaran dapat dihindari dan akurasi penerima manfaat meningkat tajam.
Sebagai bukti nyata kinerja tahun sebelumnya, Akris memaparkan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi telah berhasil merealisasikan pembangunan 48 unit rumah permanen di Kabupaten Sigi. Rumah-rumah tersebut diperuntukkan bagi warga korban bencana di Desa Poi dan Desa Rogo, Kecamatan Dolo Selatan, dengan total anggaran mencapai Rp9,65 miliar yang bersumber dari APBD Provinsi.
Selain hunian fisik, DPKPP Sulteng juga memberikan perhatian serius pada Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU). Pada tahun anggaran yang sama, Pemprov Sulteng telah menyerahkan bantuan infrastruktur kepada Pemerintah Kabupaten Sigi senilai Rp18,19 miliar. Dana fantastis tersebut digunakan untuk membangun ekosistem permukiman yang sehat dan layak bagi masyarakat luas.
Rincian proyek yang telah diselesaikan mencakup 9 paket perbaikan drainase, 72 paket perbaikan jalan lingkungan, 9 paket perbaikan fasilitas MCK, serta 1 paket perbaikan Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni). Sinergi antara pembangunan rumah dan sarana pendukung ini diharapkan mampu merubah wajah kawasan kumuh menjadi kawasan mandiri yang lebih produktif.




