BPJS Kesehatan Sleman Siap Pindah ke Mall Pelayanan Publik
Home > Sleman
Maya Herawati
Foto ilustrasi layanan BPJS Kesehatan. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN —Rencana pemindahan layanan BPJS Kesehatan Sleman ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Sleman mulai disiapkan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memudahkan akses masyarakat. Integrasi layanan dalam satu lokasi diharapkan mampu memangkas waktu dan biaya pengurusan administrasi peserta.
Konsep pelayanan terpadu di MPP Sleman memungkinkan masyarakat tidak perlu lagi mendatangi beberapa kantor berbeda untuk mengurus kebutuhan administrasi karena berbagai layanan publik telah terintegrasi dalam satu tempat. Layanan tersebut mencakup instansi pemerintah daerah, pemerintah pusat, badan usaha milik negara (BUMN), badan usaha milik daerah (BUMD), hingga sektor swasta.
Advertisement
“Di MPP, semua layanan terpusat. Waktu dan biaya menjadi bisa lebih ditekan. Tidak perlu repot ke sana-ke mari,” kata Triana dikonfirmasi, Jumat (20/2/2026).
Hingga saat ini, terdapat sekitar 39 instansi yang telah membuka layanan di MPP Sleman, di antaranya Imigrasi, Bea Cukai, dan Ombudsman Republik Indonesia. Pemerintah Kabupaten Sleman juga terus mendorong penambahan jenis layanan dari berbagai instansi agar manfaat MPP semakin luas dirasakan masyarakat.
BACA JUGA
Jadwal KA Bandara YIA 21 Februari 2026 dan Tarif Tiketnya
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 21 Februari 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 21 Februari 2026
Keberadaan MPP Sleman dinilai memberikan kemudahan, kecepatan, keterjangkauan, keamanan, dan kenyamanan dalam memperoleh layanan publik. Hal tersebut terlihat dari tren kunjungan masyarakat yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Data menunjukkan sejak awal 2025 hingga Juli 2025 tercatat 54.837 kunjungan masyarakat ke MPP Sleman. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan total kunjungan sepanjang 2024 yang hanya mencapai 21.253 pengunjung.
Triana menegaskan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman yang mengemban tugas sebagai koordinator perizinan akan terus melakukan monitoring, evaluasi, serta peningkatan kualitas layanan. Langkah tersebut dilakukan agar MPP Sleman mampu memberikan pelayanan yang profesional, tertib, dan ramah masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Irfan Qadarusman, menyampaikan hingga saat ini pihaknya belum memindahkan seluruh layanan front office ke MPP Sleman. Rencana pemindahan masih berupa wacana dan belum ada kepastian waktu pelaksanaannya.
“Memang ada wacana pemindahan layanan ke MPP ke depannya, tetapi kami tetap melihat kebutuhan dari masyarakat. Sebenarnya kami juga sudah ada loket di sana sesuai perjanjian kerja sama,” kata Irfan.
Ke depan, koordinasi antara BPJS Kesehatan Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman akan terus dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan apabila pemindahan seluruh front office benar-benar direalisasikan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan kesehatan administrasi secara lebih mudah melalui MPP Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tag: Sleman
Advertisement
Berita Terkait
Panggilan Palsu 119 di Sleman Capai 40 Persen
BBM Nonsubsidi Naik, Dishub Sleman Hitung Ulang Layanan Bus Sekolah
PAD Sleman 24,22 Persen Didominasi Pajak Hotel Resto
190 Pejabat Sleman Resmi Dilantik Bupati Harda
Berita Lainnya
Advertisement
Berita Terbaru
GEMPAR Sleman Dongkrak UMKM, ASN Wajib Belanja Pasar
Jogjapolitan | 13 minutes ago
Bantul Target Sertifikasi 2.000 Bidang PTSL 2026
Jogjapolitan | 1 hour ago
Hasto Wardoyo Dorong UMKM Jogja Naik Kelas, Kolaborasi dengan GEMMA
Jogjapolitan | 1 hour ago
Kulonprogo Minim Investor Besar, Hanya SPBU dan Rumah Sakit
Jogjapolitan | 1 hour ago
Advertisement
PKB DIY Sowan Paku Alam X, Diminta Perkuat Edukasi Sosial
Jogjapolitan | 1 hour ago
Bocah SD Gunungkidul Tertimpa Besi Pikap Dinyatakan Meninggal Dunia
Jogjapolitan | 2 hours ago
Setelah Ambulans, Damkar Sleman Juga Disasar Laporan Fiktif DC Pinjol
Jogjapolitan | 2 hours ago
Besi Merosot dari Pikap Timpa Bocah SD di Playen, Korban Kritis
Jogjapolitan | 3 hours ago
Kakek Patuk Divonis 6 Tahun di Kasus Pencabulan Cucu
Jogjapolitan | 4 hours ago
Advertisement
AFJ Ajak Peternak Gunungkidul Terapkan Kandang Bebas Sangkar
Jogjapolitan | 4 hours ago
Meresahkan, Debt Collector Penipu Ambulans MER-C Akan Diusut Polisi
Jogjapolitan | 4 hours ago
Pembelian LPG 3 Kg Dipantau Ketat di Jogja, Wajib Pakai KTP
Jogjapolitan | 5 hours ago
Maling Burung dan Sepeda, Pegawai Satpol PP Gunungkidul Dinonaktifkan
Jogjapolitan | 6 hours ago
WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
Jogjapolitan | 6 hours ago
Advertisement
Teror Order Fiktif Ambulans Terjadi di Sleman, Diduga Oknum Pinjol
Jogjapolitan | 7 hours ago




