BPKP NTB Evaluasi Program Revitalisasi Sarana Pendidikan Triwulan I 2026
Sumber Foto: Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan
Ekonomi

BPKP NTB Evaluasi Program Revitalisasi Sarana Pendidikan Triwulan I 2026

Isu Nasional - TANJUNG (25/2/2026) - Tim Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan Evaluasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pembangunan dan Revitalisasi Sarana dan Prasarana Pembelajaran Satuan Pendidikan Madrasah pada Provinsi NTB Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan evaluasi diawali dengan entry meeting bersama Satker Prasarana Strategis, BP2JK, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Utara.

Revitalisasi sarana dan prasarana sekolah dan madrasah adalah salah satu PHTC yang merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta memastikan satuan pendidikan dari jenjang pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah memiliki fasilitas yang memadai guna mendukung proses pembelajaran yang aman, nyaman, dan efektif, tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga dari kualitas pengajaran.

Melalui evaluasi ini, BPKP turut mendukung peningkatan aksesibilitas pendidikan agama dengan memastikan sarana dan prasarana serta program perbaikan dan pembangunan yang dijalankan pemerintah telah dikelola dengan baik. Perbaikan dan pembangunan tersebut diharapkan dapat memperluas daya tampung peserta didik sehingga mendorong peningkatan angka HLS dan RLS. Selain itu, optimalisasi pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan diharapkan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan.

Pada kegiatan ini seluruh pihak menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung kelancaran evaluasi dengan menyatakan kesiapan menyediakan data yang dibutuhkan dan menjaga koordinasi secara intensif bersama Tim BPKP. Komitmen ini diharapkan menjadi landasan yang kuat agar setiap permasalahan dapat ditangani secara terukur demi terwujudnya pengelolaan sarana dan prasarana madrasah yang lebih baik di Provinsi NTB.