Danilla Riyadi Berbagi Tips Menjaga Kesehatan Mental Melalui Meditasi Sehari-hari
Isu Nasional - Daniila menyisihkan setidaknya 30 menit setiap hari untuk fokus pada diri sendiri.
Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Musisi Danilla Riyadi saat menjadi pembicara di acara Out Loud Republika di Universitas Indonesia, Kamis (26/2/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Musisi Danilla Riyadi membagikan cara menjaga kesehatan mental di tengah kesibukan dan dinamika hidup. Menurutnya, kunci agar tetap waras adalah konsisten bermeditasi.
Yang menarik, pelantun "Kembali Pulih Lagi" ini mengaku kerap bermeditasi dengan cara yang sederhana yaitu makan. "Meditasi itu bisa dengan apa pun. Dan karena aku memang suka banget sama makan, jadi aku menjadikan momen makan itu sebagai meditasi aku," kata Danilla saat menjadi pembicara di acara Out Loud Republika di Universitas Indonesia, Kamis (26/2/2026).
Baca Juga
Mendiktisaintek Siapkan Tiga Strategi Atasi Masalah Kesehatan Mental di Kampus
Dekan FISIP UI Apresiasi Talkshow Kesehatan Mental Bersama Republika
Republika dan FISIP UI Gelar Forum Kesehatan Mental untuk Mahasiswa
Bagi Danilla yang menggemari kuliner, momen makan menjadi ruang refleksi. la bahkan selalu menjauhkan ponsel saat makan agar bisa benar-benar menikmati prosesnya.
"Kalau makan tuh aku nggak pegang handphone. Aku taruh aja. Jadi aku bisa fokus ngerasain ini pedasnya dari mana ya? Ini orang masaknya gimana? Kok bisa enak? Atau kok bisa nggak enak? Terus aku nikmatin aja," kata dia.
Danilla mengatakan inti dari meditasi adalah berusaha fokus dan membangun kesadaran penuh pada hal-hal kecil. la selalu menyisihkan setidaknya 30 menit setiap hari untuk fokus pada diri sendiri dan aktivitas sederhana.
"Misalnya aktivitas mandi, aku ya fokus aja mencium aroma sabunnya, terus gimana rasanya di badan. Atau misal pas nyetir dan jalan kaki, aku nyoba buat fokus ke sekitar untuk beberapa saat," kata Danilla.
Menurut Danilla, ketika seseorang sudah terbiasa bermeditasi, ia akan menjalani hidup dengan lebih tenang dan mindful. Dengan begitu, seseorang juga dapat lebih mudah membedakan mana yang sekadar keinginan dan mana yang benar-benar kebutuhan.
"Kalau kita udah fokus sama sekitar, harusnya fokus sama diri sendiri juga bisa. Jadi kita tahu badan kita maunya apa, butuhnya apa," kata dia.
Ikuti Whatsapp Channel Republika
Advertisement
kesehatan mental
out loud republika
overthinking
kecemasan
talkshow
healing experience
konseling gratis
mahasiswa
danilla riyadi
film streaming
fisip ui
Berita Terkait
Ekonomi - 20 May 2026, 08:21
Dunia Kerja Makin Kompetitif, Mahasiswa Harus Adaptif
Ameera - 19 May 2026, 11:37
Setop Diagnosis Kesehatan Anak Lewat Internet! Ini Alasan Orang Tua Malah Makin Cemas
Ameera - 18 May 2026, 10:29
Kurang Tidur Bikin Tubuh Jauh Lebih Tua dari Usia Asli?
Ameera - 15 May 2026, 12:41
Tips Liburan Antistres Bersama Anak ala Psikolog
Ameera - 11 May 2026, 14:15
Rachel Amanda: Film Monster Pabrik Rambut 'Relate' Sama Pekerja Indonesia
Ameera - 08 May 2026, 13:49
Ukuran kenyamanan Kaum Muda Sekarang Dinilai Alami Pergeseran
Kolom - 05 May 2026, 16:06
Guru Sejahtera, Sekolah Sehat: Fondasi Pendidikan Berkualitas
Ameera - 05 May 2026, 14:59
Perempuan Kulit Hitam Cenderung Alami Perimenopause Lebih Awal
Berita Lainnya
Ekonomi - Kamis , 21 May 2026, 22:57 WIB
Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026
Ekonomi - Kamis , 21 May 2026, 20:00 WIB
Tak Cuma Menabung, Ini Cara Jaga Keuangan di Tengah Gejolak Global
Ekonomi - Kamis , 21 May 2026, 19:51 WIB
Pengamat: Subsidi EV Berbasis Nikel Jadi Kunci Kedaulatan Energi
Ekonomi - Kamis , 21 May 2026, 19:39 WIB
VinFast Buka Pemesanan Tiga Motor Listrik dengan Sistem Tukar Baterai di Tanah Air
Ekonomi - Kamis , 21 May 2026, 19:39 WIB
Kredit Perumahan BTN Hampir Sentuh Rp3 Triliun, Jawa Barat Tertinggi




