Dunk Menolak Tawaran Targaryen dan Menyadari Status Ksatrianya
1. Dunk menolak tawaran Maekar Targaryen untuk mengabdi di Summerhall
Setelah menemui Raymun, Dunk mendapat panggilan dari Maekar. Dengan kondisi yang sedang tidak baik-baik saja pasca pertempuran, Dunk sempat dilarang Raymun untuk mendatangi panggilan Maekar. Namun, pria yang akrab disapa Ser Duncan tersebut meyakinkan sahabatnya bahwa ia akan baik-baik saja.
Saat bertemu dengan Maekar, Dunk berbagi obrolan yang canggung adik Baelor Targaryen ini. Mereka membagikan perasaan yang sama, sama-sama merasa bersalah atas kematian Baelor. Mereka menyebut bahwa mungkin akan dihantui bisikan dari perasaan tersebut sepanjang hidup. Lalu, Baelor menawarkan tempat untuk Dunk di Summerhall. Di sana, Dunk akan mengasah kemampuannya sebagai ksatria sejati, sambil membantu melatih Egg sebagai pengawal. Namun, tawaran tersebut ia tolak karena sudah tidak mau lagi berurusan dengan pangeran-pangeran Targaryen.
Di saat bersamaan, Egg ternyata menguping pembicaraan tersebut dan merasakan kekecewaan. Setelah memberikan penghormatan terakhir untuk Humfry Baesbury yang meninggal di medan Trial of Seven, Dunk bertemu Daeron yang menyarankannya untuk membawa Egg. Setelah berpikir ulang, Dunk akhirnya memutuskan untuk menerima Egg sebagai pengawalnya, tapi tetap menolak untuk pergi ke Summerhall.
2. Dunk gak pernah benar-benar dilantik sebagai ksatria
Sepanjang serial berlangsung, Dunk selalu membanggakan tuannya yaitu Ser Arlan dari Pennytree. Ialah yang menyelamatkan Dunk kehidupan mengenaskan di Flea Bottom, dan mengajaknya mengembara juga menjadi pengawal. Lewat adegan flashback di ending musim pertama ini, sebuah fakta besar terungkap. Ternyata, Dunk tidak benar-benar pernah dilantik sebagai ksatria oleh Arlan. Ia memang telah menjadi pengawal Arlan sejak remaja, namun hingga mengembuskan napas terakhir, Arlan belum melantik Duncan secara resmi.
Ketika ditanya mengenai alasan belum mengangkatnya sebagai ksatria hingga saat ini, Ser Arlan malah menceritakan tentang pohon yang menjadi asal-usul nama daerah asalnya. Maka dari itu, alasannya pun masih menjadi misteri hingga kini.
3. Apa artinya Nine Kingdoms?
Musim pertama A Knight of the Seven Kingdom s ditutup dengan Dunk dan Egg yang melakukan perjalanan dengan menggunakan kuda. Egg memastikan tuannya ke mana arah perjalanan ini. Dunk menjawab belum masih belum memiliki tujuan pasti. Namun, ia berkeinginan untuk keliling seluruh wilayah yang ada di Seven Kingdoms.
Egg kemudian langsung bilang kalau Westeros itu kerajaannya ada sembilan, bukan hanya tujuh. Dengan perasaan bingung, Dunk mencoba menyalahkan Egg karena dianggap sok tahu, sebelum akhirnya kembali dipatahkan saat Egg menyebutkan semua kerajaan yang ada di Westeros dan berjumlah sembilan.
Maksud dari Nine Kingdoms yang dimaksud Egg sendiri akarnya berada di peristiwa penaklukkan Aegon terhadap Westeros. Pada awalnya, memang ada tujuh kerajaan besar saat Aegon I Targaryen menyatukan Westeros. Kerajaan besar tersebut adalah The North, Mountain and Vale, Isles and Rivers, The Rock, The Reach, The Stormlands, dan Dorne. Namun, setelah itu terjadi perubahan administratif sebagai berikut:
Isles and Rivers dipecah menjadi Iron Islands dan Riverlands
Crownlands ditambahkan sebagai wilayah baru
The Rock menjadi Westernlands
Mountain and Vale menjadi Vale of Arryn
Sehingga total setelah perubahan administratif menjadi sembilan kerajaan besar di Westeros. Egg dengan latar sebagai anak dari keluarga kerajaan, tentu mengetahui lebih lengkap apa yang sedang terjadi. Sementara Dunk berusaha mempertahankan argumennya dengan sebutan dan pengetahuan tentang Seven Kingdoms versi lama.




