Golkar Dukung Keterlibatan Perempuan dalam Politik
Dalam rangka merayakan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, dua calon politisi perempuan dari Sumatera Utara mengunjungi Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung, di Kompleks Parlemen DPR RI pada 28 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, keduanya mengungkapkan keinginan untuk bergabung dengan Partai Golkar.
Partai Golkar, yang dikenal sebagai salah satu partai politik besar di Indonesia, secara aktif mencari kader-kader baru untuk memperkuat struktur dan kontribusinya dalam politik. Momen Hari Kartini dianggap sebagai simbol penting bagi perempuan Indonesia untuk mengambil peran dalam berbagai sektor, termasuk politik.
Dr. Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyambut baik niat kedua calon politisi perempuan tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran perempuan dalam politik sangat diperlukan untuk memperluas perspektif dalam pengambilan kebijakan. "Apalagi saat ini bertepatan dengan Bulan Kartini, tentu ini membuktikan bahwa perempuan Indonesia bisa berperan di sektor mana pun, termasuk politik," ujarnya. Ia juga menyatakan bahwa Partai Golkar terbuka bagi siapa saja yang memiliki komitmen untuk membangun bangsa.
Doli mengungkapkan bahwa dalam upaya memperkuat kehadiran perempuan di politik, partai akan membantu proses administrasi bagi kedua kandidat agar dapat resmi menjadi anggota. Menurutnya, upaya ini sejalan dengan visi untuk memastikan keterwakilan perempuan yang lebih baik dalam politik, serta mencari potensi politisi perempuan berkualitas yang dapat memperimbangi dinamika politik saat ini.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi kedua politisi perempuan tersebut dalam memperkuat kontribusi mereka di Partai Golkar, khususnya dalam konteks politik di wilayah Sumatera Utara. Diharapkan pula bahwa kehadiran mereka dapat menginspirasi perempuan lain untuk terlibat dalam dunia politik, sehingga menciptakan lingkungan politik yang lebih inklusif dan beragam.
Dengan semakin banyaknya perempuan yang aktif dalam politik, diharapkan akan ada perubahan positif dalam pengambilan keputusan yang lebih memperhatikan kepentingan perempuan dan masyarakat luas. Bagaimana langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Partai Golkar untuk mendukung aspirasi politisi perempuan ini? Pertanyaan ini layak untuk dijawab seiring dengan perkembangan politik di Indonesia.




