Kalurahan Sumberrejo Tampilkan Inovasi Digital dalam Lomba Kalurahan Inovatif 2025
Sleman, InfoPublik — Suasana penuh semangat tampak di Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, saat tim juri dari Pemerintah Kabupaten Sleman melakukan Penilaian lapangan dalam rangka Lomba Kalurahan Inovatif 2025. Ajang tahunan ini menjadi ruang bagi kalurahan di Sleman untuk menunjukkan inovasi terbaik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan mengusung tema “Kalurahan Cerdas, Masyarakat Mandiri”, Sumberrejo menampilkan berbagai inovasi yang menonjolkan transformasi digital serta partisipasi warga dalam lima bidang utama: layanan esensial, layanan dasar, layanan administrasi, layanan ekonomi dan bisnis, serta kepemimpinan partisipatif.
Lurah Sumberrejo, Anjar Purwanto, menyampaikan bahwa seluruh inovasi yang dihadirkan merupakan hasil gotong-royong warga dan perangkat kalurahan. “Kami berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Inovasi yang kami jalankan lahir dari aspirasi dan gotong royong warga,” ujarnya.
Salah satu inovasi unggulan adalah Digital Archive Sumberrejo, sistem pengarsipan berbasis cloud yang memudahkan akses dokumen publik secara efisien dan akuntabel. Selain itu, Sumberrejo Care juga mendapat apresiasi karena berhasil menyalurkan bantuan sosial tepat sasaran melalui pemetaan digital rumah tangga penerima manfaat.
Kepala Bidang Pengembangan, Kelembagaan, dan Aparatur Kalurahan Dinas PMK Sleman, Al Adib Burochmad, yang memimpin tim juri, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang tumbuh dari partisipasi masyarakat. “Sumberrejo mampu menggabungkan teknologi, pelayanan sosial, dan pemberdayaan ekonomi dengan sangat baik. Ini bisa menjadi model bagi kalurahan lain,” katanya.
Penilaian dilakukan oleh tim juri dari lintas perangkat daerah, meliputi PMK, Kesbangpol, Kominfo, Dispusip, DLH, serta DP2AKB. Pendekatan multidisiplin ini memperkaya proses evaluasi baik dari sisi administrasi, sosial, maupun lingkungan.
Panewu Tempel yang diwakili Panewu Anom, Eni Yuliani, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan inovasi. “Inovasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang membangun budaya partisipasi dan kolaborasi. Sumberrejo membuktikan bahwa kemajuan dicapai melalui kerja bersama yang terencana,” tuturnya.
Ketua TP PKK Sumberrejo, Ika Puji Astuti, turut menampilkan kontribusi PKK dalam inovasi sosial dan ekonomi keluarga. “Kader PKK ikut mendampingi warga agar melek digital, mengembangkan usaha rumahan, serta menjaga kebersihan dan ketahanan pangan keluarga. Kami ingin memastikan inovasi berdampak langsung pada kesejahteraan rumah tangga,” ujarnya.
Lomba Kalurahan Inovatif 2025 menjadi momentum penting bagi seluruh kalurahan di Sleman untuk memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas hidup warga, serta menumbuhkan budaya inovasi secara berkelanjutan. Dengan semangat kolaboratif dan kepemimpinan partisipatif, Kalurahan Sumberrejo diharapkan dapat menginspirasi kalurahan lain dalam membangun tata kelola yang transparan, adaptif, dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
(SBD/KIM Tempel)




