Kemenkes Selidiki Keracunan Makanan yang Melibatkan 40 Siswa
Sumber Foto: Vietnam.vn
Sosial

Kemenkes Selidiki Keracunan Makanan yang Melibatkan 40 Siswa

Isu Nasional - Departemen Keamanan Pangan ( Kementerian Kesehatan) telah mengirimkan dokumen kepada Dinas Kesehatan Provinsi Dak Lak yang meminta penyelidikan dan penanganan segera atas dugaan insiden keracunan makanan di lingkungan Tan An, setelah hampir 40 siswa dirawat di rumah sakit untuk perawatan darurat.

Menurut informasi yang diterima oleh Departemen Keamanan Pangan, para siswa menunjukkan gejala seperti sakit perut, muntah, dan rasa tidak nyaman, dan dibawa ke fasilitas medis setempat untuk pemeriksaan dan perawatan.

Menanggapi perkembangan ini, Departemen Keamanan Pangan meminta Dinas Kesehatan Provinsi Dak Lak untuk mengarahkan unit-unit terkait agar menerapkan serangkaian langkah komprehensif untuk menangani insiden tersebut dan mencegah risiko keracunan makanan.

Pertama dan terpenting, rumah sakit yang merawat pasien perlu memfokuskan seluruh sumber dayanya pada perawatan darurat dan perawatan intensif untuk memastikan kesehatan dan nyawa pasien.

Bersamaan dengan itu, otoritas kesehatan setempat harus segera menyelenggarakan investigasi untuk menelusuri asal muasal dugaan keracunan makanan, dengan mengidentifikasi secara jelas pemasok bahan baku dan makanan. Sampel makanan dan biologis harus dikumpulkan untuk diuji guna menentukan penyebabnya. Jika pelanggaran peraturan keamanan pangan terdeteksi, pihak berwenang harus menanganinya secara tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Departemen Keamanan Pangan juga meminta penguatan langkah-langkah untuk memastikan keamanan pangan di lembaga pendidikan, terutama kantin sekolah. Sekolah perlu meningkatkan tanggung jawab kepala sekolah dalam memastikan keamanan pangan saat menyelenggarakan makan untuk siswa.

Selain itu, Departemen Kesehatan diminta untuk memperkuat penyebaran dan bimbingan pengetahuan tentang keamanan pangan dalam produksi, bisnis, dan konsumsi. Kegiatan komunikasi harus difokuskan pada dapur umum, tempat usaha jasa makanan, dan pedagang kaki lima, sesuai dengan Rencana No. 598/KH-BCĐTƯATTP tanggal 10 April 2026 dari Komite Pengarah Antar-Kementerian Pusat tentang Keamanan Pangan, dengan tema "Menjamin keamanan pangan dan mencegah keracunan makanan di tempat usaha jasa makanan dan pedagang kaki lima".

Selain itu, Departemen Keamanan Pangan meminta Dinas Kesehatan Provinsi Dak Lak untuk memantau perkembangan kasus ini secara cermat, segera melaporkan sesuai peraturan, secara proaktif memberikan informasi kepada publik, dan mengumumkan secara publik hasil penyelidikan penyebab keracunan setelah kesimpulan resmi tercapai.

Sebelumnya, pada siang hari tanggal 3 Juli, hampir 40 siswa dari kelas 1 hingga 12 di Pusat Medis Universitas tiba-tiba menunjukkan gejala sakit perut, muntah, dan rasa tidak nyaman, yang diduga disebabkan oleh keracunan makanan. Mereka dibawa ke berbagai fasilitas medis di bangsal Tan An untuk perawatan darurat. Dari jumlah tersebut, 18 kasus dirawat di Rumah Sakit Pusat Medis Universitas Buon Ma Thuot. Saat ini, beberapa siswa telah dipulangkan setelah kesehatannya stabil, sementara sisanya terus dipantau dan dirawat di departemen Pediatri.