Peraturan Baru Tentang Penamaan Lembaga Pendidikan Tinggi di Vietnam
Isu Nasional - Pemerintah baru saja mengeluarkan Keputusan Nomor 91/2026/ND-CP yang merinci pelaksanaan beberapa pasal Undang-Undang tentang Pendidikan Tinggi, termasuk ketentuan tentang penamaan lembaga pendidikan tinggi.
Oleh karena itu, prinsip penamaan lembaga pendidikan tinggi harus menjamin stabilitas dan keberlangsungan; serta menghindari kebingungan terkait jenis, lingkup operasi, badan pengelola, kualitas pelatihan, atau status lembaga tersebut.
Lembaga-lembaga dilarang menggunakan istilah yang menunjukkan gelar atau pangkat; dan dilarang menggunakan nama yang identik atau sangat mirip dengan nama lembaga negara, angkatan bersenjata, organisasi sosial-politik, atau lembaga pendidikan lainnya, baik di dalam maupun luar negeri.
Istilah "universitas," "perguruan tinggi," dan "institut" hanya boleh digunakan apabila syarat-syarat terkait organisasi dan operasionalnya telah terpenuhi.
Lembaga dilarang menggunakan kata-kata yang bersifat "nasional" atau menunjukkan status khusus (internasional, nasional, Vietnam), nama negara lain, dan kata atau frasa dengan makna serupa dalam nama mereka jika hal tersebut menimbulkan kesalahpahaman mengenai status hukum, ruang lingkup operasi, atau dukungan negara.
Istilah “nasional,” “internasional,” dan “Vietnam” hanya digunakan dalam kasus-kasus tertentu, seperti ketika sebuah universitas diakui sebagai universitas nasional; lembaga pelatihan yang beroperasi sepenuhnya dalam bahasa asing; lembaga dengan investasi asing; atau lembaga yang didirikan berdasarkan perjanjian antara pemerintah Vietnam dan negara asing.
Peraturan yang merinci bagaimana universitas seharusnya diberi nama.
Peraturan tersebut mengharuskan lembaga pendidikan tinggi memiliki nama Vietnam, kecuali dalam kasus di mana lembaga tersebut 100% dimiliki asing atau didirikan berdasarkan perjanjian antara pemerintah Vietnam dan pemerintah asing.
Nama dalam bahasa Vietnam mencakup: frasa yang mengidentifikasi jenis lembaga pendidikan tinggi (universitas, perguruan tinggi, akademi); frasa yang mengidentifikasi bidang atau disiplin ilmu (jika diperlukan); nama diri yang merupakan nama tempat dalam negeri atau nama tokoh budaya atau sejarah, atau nama Vietnam yang bermakna.
Kata-kata yang digunakan dalam nama tempat usaha harus bermakna dan terstandarisasi; kata-kata Vietnam dan asing tidak boleh digabungkan dalam nama Vietnam (kecuali dalam kasus khusus).
Nama asing atau nama dagang internasional harus diterjemahkan sebagai padanan dari nama Vietnam dan memastikan konsistensi; menggunakan terminologi yang sesuai dengan praktik internasional; dan tidak boleh meningkatkan level, status, atau mengubah jenis dibandingkan dengan nama Vietnam.
Nama domain internet, nama dagang, dan singkatan yang digunakan dalam transaksi harus konsisten dengan nama resmi dan tidak menimbulkan kebingungan dengan lembaga pendidikan lain.
Lembaga pendidikan tinggi bertanggung jawab untuk mendaftarkan dan mengungkapkan secara publik nama domain yang digunakan untuk kegiatan pendidikan, serta memastikan pengelolaan yang terpadu dan transparan.




