Prabowo Ajak AS Investasi di Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia
Sumber Foto: Tempo.co
Sosial

Prabowo Ajak AS Investasi di Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia

Dalam forum itu, Prabowo menegaskan pentingnya pendidikan. Ia pun mengungkapkan rencana pembangunan 10 kampus baru dan 500 sekolah berkualitas tinggi di Indonesia. “(Kami) mengundang institusi pendidikan asing untuk datang ke Indonesia. Kami membuka (kerja sama) sektor pendidikan,” ucap Prabowo.

Kepala Negara lantas bercerita ihwal kunjungan kerjanya ke Inggris pada Januari 2026. Dalam lawatannya kala itu, Prabowo mengajak sejumlah universitas terkemuka untuk bekerja sama.

Beberapa kampus dunia itu di antaranya University of Oxford, University of Cambridge, Imperial College London, hingga King's College London. “Mereka sangat tertarik untuk datang ke Indonesia. Saya juga mengundang institusi Amerika untuk bekerja sama dengan kami di Indonesia," kata Prabowo.

Tak hanya di sektor pendidikan, Prabowo juga mengajak para pelaku usaha Amerika Serikat berinvestasi di bidang kesehatan. Sebab menurut Prabowo, jumlah dokter di Indonesia belum mencukupi.

Prabowo mengklaim Indonesia masih kekurangan 140.000 dokter. Sementara kampus-kampus Indonesia hanya mampu meluluskan lebih kurang 10.000 dokter per tahun. “Itu berarti butuh 14 tahun untuk menutup celah tersebut, kecuali ada upaya baru yang nyata. Itu lah alasan saya menciptakan 10 universitas baru ini yang akan berbasis pada STEM (sains, teknologi, teknik, matematika) dan kedokteran,” ujar Prabowo.

Rencana kerja sama di bidang pendidikan dengan institusi asing ini sebelumnya juga disampaikan ketika Prabowo melawat ke Inggris pada Januari 2026. Dalam forum UK–Indonesia Education Roundtable di Lancaster House, London, pada Selasa, 20 Januari 2026, Prabowo bertemu dengan sejumlah pejabat pemerintahan dan petinggi perguruan tinggi Inggris.

Ia mengutarakan keinginannya agar universitas-universitas di Inggris ikut mendirikan kampus di Indonesia dengan standar internasional dan menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.