Starfleet Academy Kembali Hadirkan Teknologi Klasik dari Star Trek: The Animated Series
Sumber Foto: Mureks
Hiburan

Starfleet Academy Kembali Hadirkan Teknologi Klasik dari Star Trek: The Animated Series

Serial terbaru dari jagat Star Trek, Starfleet Academy, secara resmi mengembalikan salah satu teknologi paling unik dari Star Trek: The Animated Series (TAS) ke dalam kanon. Dalam episode keenam musim pertama, berjudul “Come, Let’s Away,” yang kini tayang di Paramount+, para kadet terlihat mengenakan sabuk penopang hidup (life-support belts) saat menjalankan misi latihan di sebuah kapal luar angkasa yang terbengkalai. Penggunaan teknologi ini menjadi penghormatan terhadap serial animasi tahun 1970-an tersebut, 53 tahun setelah debutnya.

Sejarah Kontroversial The Animated Series dalam Kanon Star Trek

Star Trek: The Animated Series, yang tayang pada era 1970-an, memiliki posisi yang ambigu dalam kanon waralaba tersebut selama beberapa dekade. Meskipun berhasil memenangkan Emmy Award untuk kategori penceritaan, pencipta waralaba Gene Roddenberry sempat menolak TAS sebagai bagian dari kanon resmi saat ia kembali untuk mengembangkan film dan The Next Generation.

Artikel informatif lainnya dapat ditemukan dalam liputan Mureks. mureks.co.id

TAS sendiri lahir dari desakan penggemar. Setelah The Original Series (TOS) dibatalkan karena rating rendah, serial tersebut justru meledak dalam sindikasi. Penggemar kemudian melakukan aksi protes di depan NBC, menuntut lebih banyak episode. Filmation, sebuah studio animasi yang dikenal dengan produksi cepat, mengajukan ide serial animasi yang akhirnya diterima NBC. Bahkan, para aktor asli TOS kembali mengisi suara karakter mereka.

Catatan Mureks menunjukkan, penggunaan sabuk penopang hidup oleh Filmation juga didasari alasan praktis. Dibandingkan harus menggambar ulang karakter dengan pakaian antariksa lengkap seperti yang terlihat di episode TOS “The Tholian Web,” animator TAS cukup mewarnai ulang sabuk karakter dan menambahkan aura kuning bergelombang. Sabuk ini muncul dalam empat episode TAS.

Starfleet Academy, yang berlatar lebih dari 900 tahun setelah TAS, menunjukkan bagaimana teknologi serupa dapat diadaptasi dan dihormati.

Ini bukan kali pertama elemen dari TAS dihidupkan kembali. Sebelumnya, teknologi holodeck, yang di TAS disebut “Rec Room,” juga telah diperkenalkan dalam serial live-action Strange New Worlds di musim ketiganya. Pendekatan ini menunjukkan bahwa waralaba Star Trek tidak melihat kanon sebagai persamaan yang harus dipecahkan, melainkan sebagai fondasi yang dapat terus berevolusi untuk menceritakan kisah-kisah baru.

Episode baru Star Trek: Starfleet Academy tayang setiap hari Kamis di Paramount+, di mana seluruh episode Star Trek: The Animated Series juga tersedia untuk ditonton.