The Art of Sarah: Thriller Korea Viral yang Mengguncang Netflix
Sumber Foto: Hypeabis
Hiburan

The Art of Sarah: Thriller Korea Viral yang Mengguncang Netflix

The Art of Sarah adalah drama Korea bergenre thriller misteri yang tayang perdana di Netflix pada 13 Februari 2026. Serial limited series ini langsung mencuri perhatian penonton global, menempatkan dirinya di peringkat 1 di Indonesia dan masuk daftar top 10 di 38 negara hanya dalam waktu singkat setelah perilisannya. Pencapaian ini menjadikannya salah satu konten Korea paling viral di awal tahun 2026.

Baca juga: Netflix Garap Serial Live Action Scooby-Doo, McKenna Grace Sebagai Pemeran Muda Daphne

Serial ini ditulis oleh Chu Song-yeon dan disutradarai oleh Kim Jin-min, duet kreatif yang berhasil menghadirkan narasi berlapis dalam format 8 episode. Durasi yang ringkas namun padat ini justru menjadi salah satu kekuatan serial, memungkinkan cerita mengalir dengan ritme yang tegang dan penuh kejutan tanpa terasa bertele-tele.

Cerita berpusat pada sosok Sarah Kim, yang diperankan oleh Shin Hye-sun. Sarah adalah wanita misterius yang dengan penuh perhitungan membangun identitas palsu sebagai eksekutif brand mewah bernama Boudoir, demi menyusup ke lingkaran sosialita dan kalangan elit Seoul.

Kehidupan glamornya yang tampak sempurna mulai runtuh ketika sesosok mayat yang diduga miliknya ditemukan di selokan. Penemuan ini membuka tabir identitas Sarah yang ternyata berlapis-lapis ia dikenal dengan berbagai nama seperti Mok Ga-hui dan Du-a, masing-masing dengan latar belakang dan tujuan yang berbeda.

Detektif Park Mu-gyeong, yang diperankan Lee Joon-hyuk, mengambil alih penyelidikan kasus tersebut. Sebagai pemimpin unit kejahatan kekerasan Kepolisian Seoul, ia perlahan mengurai kebohongan demi kebohongan yang menyelimuti identitas asli Sarah. Pertemuan kembali Shin Hye-sun dan Lee Joon-hyuk di layar menjadi momen istimewa tersendiri, mengingat keduanya terakhir bekerja sama sekitar sembilan tahun lalu.

Di luar plot thriller-nya, The Art of Sarah juga menyajikan kritik sosial yang tajam terhadap obsesi masyarakat modern pada media sosial dan gaya hidup mewah. Serial ini menggambarkan bagaimana citra dan identitas bisa dibentuk, dimanipulasi, bahkan dijual demi ambisi dan pengakuan sosial.

Secara resepsi, serial ini mendapat sambutan positif dari kritikus dan penonton. Shin Hye-sun mendapat pujian khusus atas aktingnya yang memukau dalam memerankan satu karakter dengan banyak wajah berbeda.

Beberapa media membandingkan serial ini dengan Inventing Anna, serial populer Netflix yang mengangkat kisah serupa tentang penipuan identitas.

Baca juga: Sukses di Broadway, Stranger Things: The First Shadow Tayang Streaming di Netflix