Analisis Harga Sepeda Motor Bekas Jelang Ramadan 2026
Harga Sepeda Motor Bekas Masih Tinggi di Indonesia
Sejak awal tahun 2026, harga sepeda motor bekas di Indonesia menunjukkan ketahanan yang signifikan, terutama untuk jenis skuter otomatis (skutik) yang populer seperti Honda BeAT, Beat Street, dan PCX. Depresiasi harga motor bekas melambat, didorong oleh permintaan yang terus tinggi dan kenaikan harga motor baru. Sebagian besar transaksi di pasar motor bekas didominasi oleh unit yang diproduksi antara 2016 hingga 2023, dengan segmen harga Rp3–6 juta untuk motor lawas ekonomis dan Rp10–16 juta untuk skutik entry-level.
Pergerakan Harga dan Permintaan Skutik
Dalam analisis harga skutik entry-level, Honda BeAT dan varian turunannya menunjukkan performa yang kuat. Harga untuk motor bekas jenis ini mengalami penyempitan antara unit lawas dan keluaran terbaru, menandakan adanya perlambatan dalam depresiasi. Data menunjukkan bahwa Honda BeAT bekas tahun 2010–2012 dijual dalam kisaran Rp4–6 juta, sedangkan tahun 2013–2015 harganya meningkat menjadi Rp5–9 juta. Untuk produksi tahun 2016–2018, harga BeAT tetap stabil di Rp9–10 juta, dan untuk tahun 2019–2022, harganya berkisar antara Rp10–12 juta, dengan produksi 2023 mencapai Rp14–16 juta akibat meningkatnya harga motor baru dan tingginya permintaan.
Selain itu, Beat Street bekas dari tahun 2020 hingga 2023 dipasarkan dengan harga antara Rp12,5–16,5 juta, tergantung pada tahun dan kondisi motor, menunjukkan bahwa isu teknis seperti rangka eSAF tidak berdampak signifikan terhadap harga.
Motor Ekonomis dan Premium
Di segmen motor ekonomis, sepeda motor bekas dengan harga Rp3 jutaan didominasi oleh model Supra X 125, Supra Fit, dan BeAT generasi awal (2008–2010), dengan harga mulai Rp3,1–3,9 juta. Sebagai alternatif, di kelas menengah ke atas, skutik premium seperti Honda PCX 160 produksi 2021–2024 dijual pada rentang harga sekitar Rp26–35 juta, menunjukkan tingkat depresiasi yang terkendali.
Dinamika Pasar dan Faktor Pendorong
Permintaan akan motor bekas juga didorong oleh tingginya penjualan motor baru, dengan wholesales diperkirakan mencapai 6,33 juta unit pada tahun 2024. Penjualan motor baru yang meningkat menciptakan siklus trade-in, memperkaya stok motor bekas dan menjaga likuiditas pasar. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia melaporkan penjualan motor baru yang kembali menguat setelah pandemi, dengan proyeksi untuk tahun 2024 antara 6,2 hingga 6,5 juta unit.
Kenaikan harga motor baru, akses pembiayaan yang ketat, dan kebutuhan akan mobilitas yang terjangkau mendorong konsumen beralih ke motor bekas. Digitalisasi pasar melalui platform jual beli seperti OLX dan Moladin juga mempercepat transaksi, dengan pertumbuhan listing motor bekas yang agresif.
Segmentasi Pasar dan Preferensi Konsumen
Pasar motor bekas semakin tersegmentasi berdasarkan fungsi dan kemampuan bayar. Di wilayah perkotaan, generasi muda dan pekerja harian mencari skutik injeksi tahun muda yang mudah dirawat, sementara di daerah, motor bebek lawas dan skutik murah tetap menjadi pilihan utama. Segmen harga Rp3–6 juta banyak diminati oleh pelajar dan pekerja informal, sedangkan segmen Rp9–12 juta menjadi favorit pekerja urban. Konsumen di atas Rp20 juta lebih memperhatikan fitur dan citra daripada hanya harga.
Prospek Harga Motor Bekas hingga 2026
Memasuki tahun 2026, diperkirakan harga sepeda motor bekas akan tetap stabil dengan depresiasi yang lebih landai. Jika penjualan motor baru tetap di angka 6–6,5 juta unit dan tanpa adanya koreksi harga signifikan, motor bekas akan terus menjadi pilihan utama bagi kelas menengah-bawah. Namun, segmen motor tua di atas 12–15 tahun mungkin menghadapi tekanan harga akibat biaya perawatan yang meningkat dan isu regulasi emisi di masa depan.
Dengan digitalisasi pembiayaan yang semakin berkembang, peluang untuk konsumen motor bekas, terutama pelaku UMKM, akan semakin terbuka. Pembeli diharapkan dapat memanfaatkan persaingan antar dealer dan platform digital untuk mendapatkan harga terbaik, sementara penjual perlu cermat dalam mengelola stok dan memahami preferensi pasar yang terus berubah.




