Bapperida Papua Barat Daya Rumuskan Isu Strategis untuk Peta Jalan Riset dan Inovasi
Sumber Foto: JPNN.com
Peta Isu

Bapperida Papua Barat Daya Rumuskan Isu Strategis untuk Peta Jalan Riset dan Inovasi

SORONG - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Papua Barat Daya tengah menyusun isu strategis untuk mendukung pengembangan peta jalan riset dan inovasi. Langkah ini dianggap krusial dalam rangka penyusunan kebijakan dan program pembangunan di daerah tersebut.

Koordinator Bidang Riset dan Inovasi Bapperida Provinsi Papua Barat Daya, Frengki Albert Naa, menyatakan bahwa isu strategis yang dihasilkan oleh tim kolaborasi mencakup tiga fokus utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan produktivitas.

“Rumusan ini merupakan hasil diskusi selama dua hari yang melibatkan perwakilan dari perguruan tinggi, organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta menghadirkan Tenaga Ahli Utama dari Kantor Staf Kepresidenan,” ungkap Frengki Naa di Sorong pada Jumat (22/12).

Frengki berharap bahwa peta jalan riset dan inovasi yang akan disusun dapat menjadi dokumen yang valid dan dapat digunakan sebagai acuan dalam penyusunan serta pelaksanaan program pembangunan oleh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota.

“Kami telah membentuk tim yang akan bertanggung jawab dalam penyusunan peta jalan ini,” tambahnya.

Bapperida Papua Barat Daya berkomitmen untuk menyediakan anggaran yang memadai demi kelancaran penyusunan dokumen tersebut, dengan fokus utama pada bidang kesehatan, pendidikan, dan produktivitas Papua.

Dari ketiga tema besar ini, akan dirinci menjadi beberapa sub-tema, termasuk pemberdayaan, pendidikan dari tingkat SD hingga SMA, serta isu-isu terkait kesehatan.

“Kami berharap tim yang telah dibentuk dapat segera bekerja, dan paling lambat dalam tiga hingga empat bulan ke depan, dokumen ini sudah dapat diselesaikan,” tutup Frengki Naa.