BEI Tegaskan Status Indonesia Masih di Emerging Market, Tanggapi Isu Penurunan ke Frontier Market
Isu Nasional - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa status Indonesia di indeks MSCI tetap dalam kategori emerging market, menanggapi isu yang beredar mengenai kemungkinan penurunan status tersebut ke frontier market.
Awal Kejadian
Pjs Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menjelaskan bahwa kabar yang beredar di pasar, yang menyebutkan adanya pengumuman MSCI mengenai penempatan Indonesia di frontier market, adalah informasi yang tidak akurat. Pernyataan ini dikeluarkan untuk mengklarifikasi informasi yang telah menimbulkan kebingungan di kalangan investor.
Perkembangan
Jeffrey mengimbau para investor untuk selalu memverifikasi informasi sebelum mengambil keputusan investasi. Ia menekankan pentingnya mengandalkan data yang benar agar keputusan yang diambil tidak merugikan. Selain itu, Jeffrey optimis MSCI tidak akan melakukan downgrade terhadap status Indonesia, mengingat berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan transparansi pasar yang diperlukan oleh penyedia indeks global.
Kondisi Terakhir
Dalam pengumuman terakhir pada 12 Mei 2026, Indonesia tetap terdaftar dalam kategori emerging markets bersama negara-negara seperti China, India, dan Thailand. Namun, MSCI juga mengumumkan bahwa enam saham domestik telah dihapus dari MSCI Global Standard Index dan tidak ada saham baru yang masuk, yang menjadi perhatian bagi pasar.




