Netflix Siapkan Serial Terbatas tentang Skandal Pangeran Andrew
Isu Nasional - RADARTUBAN - Kisah kontroversial mantan Pangeran Andrew kini tak hanya menggemparkan monarki Inggris, tetapi juga memicu persaingan sengit di Hollywood untuk diadaptasi menjadi serial layar kaca.
Netflix disebut-sebut unggul dalam negosiasi untuk menghidupkan kembali The Crown dengan fokus pada keruntuhan reputasi Pangeran Andrew.
Skandal yang menjerat Andrew, termasuk hubungannya dengan Jeffrey Epstein, telah menarik perhatian sejumlah studio besar.
Laporan menyebutkan negosiasi antara Netflix dan Left Pictures, pemegang hak The Crown, telah mencapai tahap lanjut untuk proyek serial terbatas.
Cerita ini dinilai memiliki bobot dramatik setara momen bersejarah seperti abdikasi Raja Edward VIII atau tragedi Putri Diana.
Pangeran Andrew, adik Raja Charles III, kehilangan gelar kebangsawanannya pada Oktober 2025 akibat tuduhan berulang terkait Epstein.
Baru-baru ini, ia juga sempat ditangkap oleh Kepolisian Thames Valley terkait dugaan penyalahgunaan jabatan dan berbagi informasi rahasia.
Tuduhan baru ini membuat isu tersebut kembali menjadi sorotan global dan memperkuat daya tariknya sebagai materi true crime politik.
Meski The Crown resmi berakhir setelah enam musim pada 2023, merek serial ini dinilai masih sangat kuat untuk dikembangkan menjadi spin-off bertema keluarga kerajaan.




