Indeks Hang Seng Turun Akibat Isu Geopolitik dan Kebijakan Moneter
Isu Nasional - Indeks Hang Seng mengalami penurunan sebesar 349 poin atau 1,4%, menutup perdagangan pada level 24.494. Penurunan ini terjadi di tengah ketidakpastian menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve dan harapan akan dukungan lebih lanjut dari pemerintah Tiongkok.
Awal Kejadian
Perdagangan sebelumnya mencatatkan indeks saham Cina Enterprise (HSCE) turun 1,62% menjadi 8.240,55 dan indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2026 berakhir turun 1,40% pada level 24.484. Penutupan ini menandai posisi terendah Hang Seng dalam hampir sepekan.
Perkembangan
Faktor yang mempengaruhi pergerakan pasar adalah penurunan saham di Wall Street, yang merespons kebijakan moneter dan proyeksi ekonomi terbaru dari Federal Reserve. Selain itu, harga minyak mentah WTI AS mengalami sedikit koreksi setelah mencapai lebih dari $77 per barel, dipicu oleh peringatan Presiden AS mengenai potensi pemboman Iran.
Kondisi Terakhir
Secara teknikal, analis Vibiz Research Center memprediksi bahwa indeks Hang Seng berjangka bulan Juni 2026 akan mengalami pelemahan lebih lanjut. Pada awal sesi, indeks diperkirakan bisa turun ke posisi 24.310, dan jika tembus, kemungkinan akan meluncur ke level S1 hingga S2. Namun, jika terjadi pembalikan arah, indeks diperkirakan dapat naik ke posisi 24.380, dengan potensi melanjutkan kenaikan hingga level R1.




