BKKBN Dorong 12 Kabupaten di NTT Segera Selesaikan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan
Kupang (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong 12 dari 22 kabupaten/kota di provinsi ini untuk segera menyelesaikan penyusunan peta jalan pembangunan kependudukan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTT, Faizal Fahmi, dalam acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana NTT 2026 di Kupang, Kamis.
Faizal menjelaskan bahwa tujuan utama dari penyusunan peta jalan ini adalah untuk mempercepat penanganan masalah-masalah strategis, seperti stunting dan kemiskinan. "Peta jalan ini memuat intervensi berbasis keluarga dan siklus kehidupan," ungkapnya.
Saat ini, baru sembilan kabupaten yang telah menyelesaikan penyusunan peta jalan pembangunan kependudukan. Namun, Faizal tidak merinci nama-nama kabupaten tersebut. Ia juga menekankan pentingnya pengawalan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar penyusunan dokumen tersebut dapat berjalan lancar.
"Kami akan terus mengawal agar peta jalan pembangunan kependudukan ini secepatnya selesai dan kami targetkan sebelum semester pertama tahun ini sudah selesai semuanya," tambahnya.
Faizal menyatakan bahwa BKKBN memberikan kesempatan untuk menyelesaikan dokumen tersebut pada tahun ini, dan bukan pada tahun 2025, karena pada tahun tersebut akan bertepatan dengan penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) dan adanya pelantikan.
Ia juga menjelaskan bahwa BKKBN telah mengidentifikasi indikator-indikator yang diperlukan. "Indikator-indikatornya sudah ada dalam RPJMD, tinggal dokumen resminya yang sedang disusun oleh pemerintah kabupaten/kota," tutupnya.




