Dispora Kabupaten Serang Konsultasi dengan Kemenpora RI untuk Penyusunan Indeks Pembangunan Pemuda
Jakarta, Rabu (27/5/2025) - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Serang melaksanakan kunjungan kerja ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan koordinasi teknis dalam penyusunan Dokumen Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025 agar lebih akurat dan representatif terhadap kondisi kepemudaan di daerah.
Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) merupakan instrumen strategis yang berfungsi untuk mengukur capaian pembangunan pemuda melalui lima domain utama, yaitu: pendidikan dan pelatihan; kesehatan dan kesejahteraan; kesempatan dan fasilitas kerja; partisipasi dan kepemimpinan; serta gender dan inklusi. Tahun ini, Kemenpora RI telah memperbaharui IPP dengan menambahkan indikator dari 15 menjadi 16, yang kini diterapkan tidak hanya di tingkat nasional dan provinsi, tetapi juga di level kabupaten/kota untuk mendukung kebijakan berbasis data.
Kepala Dinas Dispora Kabupaten Serang, H. Anas Dwi Satya Prasadya, S.Sos., M.Si., memimpin rombongan yang diterima oleh Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI, Dr. Drs. Yohan, M.Si., bersama pejabat lainnya. Dalam audiensi tersebut hadir pula Sesdep 1 Subroto, Asdep Sistem dan Strategi Pelayanan Kepemudaan, Dr. H. Amar Ahmad, M.Si., dan Asdep Bina Kepemudaan Pusat dan Daerah, Andi Susanto, S.STP., M.Sc.
Dalam pertemuan itu, Deputi Yohan menekankan pentingnya integrasi IPP ke dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia menyatakan bahwa IPP bukan hanya sekadar angka statistik, melainkan indikator penting dalam menentukan arah pembangunan kepemudaan yang berkelanjutan. "IPP harus dimasukkan dalam RPJMD. Ini menjadi tanggung jawab kepala daerah untuk menjadikannya sebagai acuan dalam pengambilan keputusan strategis," tegasnya. Ia juga mencatat bahwa hanya sekitar 62 persen pemuda yang menyelesaikan pendidikan hingga tingkat SMA, sehingga diperlukan pendekatan inovatif dalam pelatihan dan pengembangan literasi TIK untuk meningkatkan kemandirian dan daya saing mereka.
Dispora Kabupaten Serang menyambut baik arahan tersebut dan berkomitmen untuk mempercepat penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) IPP. Pipih Rosvianthie, Kabid Pemuda dan Olahraga, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan studi banding ke Yogyakarta dan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Banten terkait penyusunan RAD. Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan utama. "Kami berencana untuk menyusun RAD secara bertahap, dimulai dari pembentukan tim dan pemetaan permasalahan di lapangan," ungkapnya.
Melalui kunjungan dan koordinasi ini, Dispora Kabupaten Serang berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pembangunan kepemudaan yang inklusif dan partisipatif. Dengan penyusunan IPP yang berbasis data dan strategi yang tepat, Kabupaten Serang menargetkan untuk menjadi daerah unggul dalam pemberdayaan dan peningkatan kualitas generasi muda di masa mendatang.




