DSSA dan iFlytek Luncurkan Solusi AI untuk Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia
Sumber Foto: BeritaManado.com
Sosial

DSSA dan iFlytek Luncurkan Solusi AI untuk Pendidikan dan Kesehatan di Indonesia

Isu Nasional - Kerja sama pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) antara Indonesia dan China terus meluas ke berbagai bidang. Perusahaan dari kedua negara, yakni PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) dan iFlytek, baru-baru ini memulai kerja sama pengembangan dan penerapan solusi AI untuk bidang pendidikan dan kesehatan di Indonesia.

Penandatanganan dokumen kerja sama strategis kedua perusahaan telah dilaksanakan di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, belum lama ini. Dengan kemitraan tersebut, DSSA melalui anak usahanya di bidang infrastruktur digital, PT DSST Mas Gemilang, dan perusahaan unggulan China dalam pengembangan AI, iFlytek, akan membentuk perusahaan patungan yang diberi nama PT Brilian Teknologi Sejahtera. Kemitraan ini akan mengembangkan solusi AI yang terlokalisasi, disesuaikan dengan bahasa dan budaya lokal. Di bidang pendidikan, perusahaan ini nantinya akan memperkenalkan papan tulis digital berbasis AI untuk menunjang proses pembelajaran di kelas yang lebih interaktif.

“Ini adalah langkah strategis untuk membawa AI berkelas dunia ke dalam ekosistem pendidikan Indonesia dan memperluas akses yang adil bagi pembelajaran berkualitas di seluruh negeri,” kata CEO DSST, Marlo Budiman, dalam keterangan resminya setelah terjalinnya kerja sama pada akhir Januari lalu.

Di bidang kesehatan, iFlytek telah memiliki inovasi “Spark Medical Large Model” yang menghadirkan solusi AI untuk layanan kesehatan. Model AI ini diklaim telah mengikuti ujian lisensi medis, dan hasilnya menunjukkan bahwa AI ini mampu mengungguli 96,3 persen peserta manusia dalam ujian tersebut. Model ini menghadirkan inovasi layanan kesehatan dalam sistem pendukung keputusan klinis, manajemen pasca-diagnosis, dan peresepan berbasis bukti.

“Kolaborasi kami merupakan komitmen terhadap kesetaraan kesehatan dan ketahanan jangka panjang infrastruktur medis Indonesia,” kata perwakilan iFlytek.

Inovasi AI ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengatasi sejumlah tantangan pembangunan di sektor pendidikan dan kesehatan yang masih dihadapi Indonesia, terutama masalah keterbatasan guru dan dokter serta kesenjangan kualitas layanan antarwilayah.

Selain dua bidang tersebut, kedua pihak berharap kemitraan strategis ini dapat diperluas ke sektor lain, termasuk telekomunikasi, keuangan, hingga energi.

(Konten dipublikasikan dengan izin dan kerja sama Kantor Berita Xinhua)

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Perayaan, Ini Target Besar Rektor Unsrat di Puncak Dies Natalis FKM ke-17

Berita Utama

Jemmy Ringkuangan Ungkap Penyebab Ekonomi Sulut Tetap Tangguh di Tengah Ketidakpastian Global

Politik dan Pemerintahan

Muaythai Sulut Gelar Selekprov 6 Juni, Atlet Terbaik Disiapkan Menuju Kejuaraan Nasional

Berita Utama

Sisir Ruangan RSUP Kandou, Dirut Starry Rampengan Pastikan Pelayanan Bukan Sekadar Janji

Kota Manado

Berita Terpopuler

1

Ampera Sebut Aksi Bungkam tak Terkait Pilkada Sitaro

2

Maudy Manoppo Beberkan Bukti Baru Dugaan Penggelapan Dana Rp5,2 Miliar GMIM, Sebut Ada Arahan Oknum Petinggi Sinode

3

Di Balik Pemeriksaan Polda, Ada Pesan Penting Ketua BPMS untuk Masa Depan GMIM

4

Tokoh Sulut Warnai DPP PIKI: Ada Olly Dondokambey, Yulius Selvanus, hingga Ferry Liando

Bagikan: Facebook WhatsApp Telegram.. Salin Link