Garmin Luncurkan Fitur Google Maps pada Jam Tangan Pintar untuk Pengguna Android
Sumber Foto: Selular.ID
Peta Isu

Garmin Luncurkan Fitur Google Maps pada Jam Tangan Pintar untuk Pengguna Android

Garmin telah resmi menghadirkan akses ke Google Maps pada jam tangan pintarnya, yang akan dimulai musim panas ini. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat petunjuk arah secara langsung dari pergelangan tangan mereka.

Sayangnya, akses ini hanya tersedia bagi pengguna Android dan terbatas pada model-model tertentu dari Garmin. Fitur ini juga memiliki kemampuan yang lebih sederhana dibandingkan dengan versi yang ada pada perangkat yang menjalankan Wear OS.

Pengguna iPhone saat ini tidak dapat memanfaatkan fitur ini, karena Google Maps di jam Garmin hanya dapat dioperasikan saat terhubung dengan ponsel Android. Namun, bagi pengguna yang memenuhi syarat, proses instalasi fitur ini dapat dilakukan dengan cepat, hanya dalam beberapa menit.

Cara Menginstal Google Maps di Jam Garmin

Untuk menginstal Google Maps, pengguna perlu memastikan jam tangan Garmin mereka sudah tersinkronisasi melalui aplikasi Garmin Connect IQ. Aplikasi ini terpisah dari Garmin Connect dan menjadi tempat untuk mengunduh aplikasi pihak ketiga seperti YouTube Music atau tampilan jam kustom.

Setelah itu, pengguna dapat mencari “Google Maps” di tab pencarian Connect IQ, menekan tombol Install, dan menyetujui permintaan izin yang muncul. Setelah terunduh, notifikasi akan muncul di jam tangan, dan pengguna dapat menekan tombol utama untuk membuka menu dan memilih opsi Set up. Di ponsel Android, Google Maps akan terbuka secara otomatis dengan pop-up yang meminta izin untuk mirroring ke jam Garmin. Setelah izin diberikan, pengguna bisa mengatur preferensi navigasi, baik untuk berjalan kaki, bersepeda, atau mengemudi.

Fitur dan Keterbatasan Google Maps di Jam Garmin

Meskipun fitur Google Maps di jam Garmin memberikan kemudahan, fungsinya tidak selengkap yang tersedia di perangkat Wear OS. Pengguna tidak dapat mencari tujuan langsung dari jam, melainkan harus melakukannya melalui ponsel. Setelah pencarian dilakukan, notifikasi “Launch Google Maps?” akan muncul di jam. Dengan menekan tombol utama, mirroring akan dimulai dengan tampilan ETA, panah arah, dan langkah selanjutnya.

Selama aktivitas olahraga, fitur ini tetap dapat digunakan, meskipun pengguna mungkin mengalami kesulitan dalam kembali ke aplikasi Maps jika beralih ke tampilan statistik. Untuk melihat langkah-langkah selanjutnya, pengguna dapat menggesek layar ke atas atau menggunakan tombol Up/Down. Informasi yang ditampilkan mencakup beberapa belokan berikutnya, tujuan akhir, dan sisa jarak yang harus ditempuh.

Jika pengguna secara tidak sengaja keluar dari petunjuk arah, mereka dapat menemukan glance Google Maps dengan menggesek dari tampilan jam atau mencari aplikasi Maps di laci aplikasi pada model terbaru seperti Fenix 8. Jam akan bergetar saat mendekati belokan, meskipun tidak ada peta visual yang ditampilkan dan panah arah tidak berubah sesuai dengan arah pandang pengguna.

Kompatibilitas dan Model Garmin yang Mendukung

Dukungan Google Maps saat ini tersedia untuk berbagai model Garmin, asalkan dipasangkan dengan ponsel Android. Beberapa model yang kompatibel termasuk Garmin Approach S50/S70, D2 Mach 1, Descent G2, Enduro 2/3, Epix Pro/Gen 2, Fenix 7/8/E, Forerunner 165/265/570/955/965/970, MARQ Gen 2, Quatix 7/8, Tactix 7/8, Venu 3/X1, serta Vivoactive 5/6. Model-model terbaru dengan layar AMOLED dan MIP canggih umumnya termasuk dalam daftar, meskipun ada beberapa pengecualian seperti Instinct 3 AMOLED yang diduga terbatas karena kapasitas memori.

Bagi pemilik jam Garmin yang lebih lama, mungkin diperlukan upgrade untuk menikmati fitur ini. Beberapa model hanya memiliki navigasi breadcrumb dengan rute yang diunduh, atau seperti Venu 3 yang hanya memiliki opsi “Back to Start”.

Peluang dan Tantangan di Masa Depan

Kehadiran Google Maps pada jam Garmin menawarkan alternatif praktis untuk mengikuti arahan tanpa perlu membuat rute terlebih dahulu. Namun, untuk model-model yang lebih canggih seperti Forerunner 970 atau Venu X1 yang sudah dilengkapi dengan peta offline dan pembuatan rute, navigasi bawaan mungkin masih lebih dipilih.

Integrasi antara Garmin dan layanan Google menandai tren kolaborasi yang semakin berkembang antara produsen perangkat wearable dan platform digital. Meskipun fitur Google Maps di Garmin masih memiliki keterbatasan, kehadirannya membuka peluang untuk integrasi lebih lanjut di masa depan.

Pengguna dapat memantau perkembangan fitur navigasi lainnya, termasuk alternatif layanan peta offline yang mungkin akan diadopsi. Dengan semakin banyaknya platform yang mengintegrasikan layanan peta, isu privasi juga perlu diperhatikan. Pengguna disarankan untuk selalu memeriksa setelan izin aplikasi mereka.

Ke depan, Garmin dapat memperluas dukungan untuk lebih banyak model dan menambah fitur pada Google Maps, mengingat antusiasme pengguna terhadap integrasi ini. Namun, untuk saat ini, pengguna dapat menikmati kemudahan navigasi dasar langsung dari pergelangan tangan mereka.