IHSG Masuk Zona Hijau, Namun Penguatan Masih Terbatas karena Isu MSCI
Sumber Foto: Bloomberg Technoz
Indeks Isu

IHSG Masuk Zona Hijau, Namun Penguatan Masih Terbatas karena Isu MSCI

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (11/5/2026), setelah sebelumnya mengalami penurunan. Pada pukul 13:46 WIB, IHSG berhasil naik sebesar 0,21% menjadi 6.983,78 poin, meskipun kenaikan tersebut masih tergolong terbatas.

Penguatan IHSG terjadi setelah beredarnya informasi bahwa pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunda penerapan tarif baru untuk pungutan ekspor berbagai komoditas pertambangan. Kabar ini memberikan dampak positif terhadap saham-saham di sektor pertambangan, yang mengalami lonjakan signifikan.

  • Saham PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) meningkat 3,03%.
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melesat 11,52%.
  • PT Timah Tbk (TINS) naik 6,59%.
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) bertambah 6,03%.
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melonjak 5,76%.
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) menguat 3,94%.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 2,67%.
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) bertambah 0,95%.

Meski IHSG berhasil menguat, pertumbuhannya masih jauh tertinggal dibandingkan dengan bursa saham di negara Asia lainnya. Beberapa indeks saham di Asia menunjukkan penguatan yang lebih signifikan, seperti KOSPI (Korea Selatan) yang naik 4,22%, CSI300 (China) yang meningkat 1,71%, dan Shanghai Composite (China) yang menguat 1,11%.