IHSG Menguat 1,18% Pasca Penurunan Signifikan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pemulihan yang signifikan pada perdagangan hari ini, Jumat (30/1/2026), setelah mengalami penurunan yang mencolok pada hari sebelumnya. Pada perdagangan kemarin, IHSG tercatat merosot hingga 10%.
Data dari Bursa Efek Indonesia mencatat bahwa IHSG berhasil melonjak 97,4 poin, yang setara dengan kenaikan 1,18%, dan ditutup pada level 8.329. Sejak pembukaan, IHSG sudah menunjukkan tren positif dengan dibuka pada level 8.308, terus merangkak naik hingga mencapai level tertinggi di 8.408. Sementara itu, level terendah yang dicapai sejak pembukaan adalah 8.167.
Dalam hal transaksi, nilai total mencapai Rp41,69 triliun dengan volume perdagangan mencapai 57,82 miliar saham. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 3,39 juta kali. Dari segi performa saham, sebanyak 551 saham mengalami penguatan, 194 saham mengalami penurunan, dan 65 saham tidak mengalami perubahan harga.
Analisis dan Rekomendasi
Pergerakan IHSG yang positif ini didorong oleh sejumlah saham besar, termasuk Telkom Indonesia (TLKM), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI), yang memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan indeks. Para analis pasar memandang adanya potensi untuk melakukan investasi di saham-saham dengan valuasi yang menarik di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi.




