IHSG Turun 1,87% Akibat Isu Perubahan Metodologi MSCI
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan sebesar 1,87% pada akhir perdagangan Senin, 27 Oktober 2025, dengan ditutup pada level 8.117,15.
Penurunan ini dipicu oleh tekanan jual yang meningkat di pasar, seiring dengan kekhawatiran investor terhadap rencana perubahan metodologi perhitungan free float oleh MSCI. Perubahan ini berpotensi mengakibatkan penurunan bobot sejumlah emiten besar Indonesia dalam indeks global, yang menjadi perhatian utama bagi pelaku pasar.
Dalam konteks tersebut, banyak investor yang memilih untuk menjual saham mereka, menciptakan dampak negatif pada indeks secara keseluruhan. Pergerakan IHSG ini mencerminkan ketidakpastian yang dihadapi oleh pasar saham Indonesia di tengah perhatian terhadap perubahan yang diusulkan oleh MSCI.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai situasi pasar dan analisis mendalam, simak dialog antara Safrina Nasution dan Dina Gurning dalam program Closing Bell yang disiarkan oleh CNBC Indonesia.




