Inovasi Warna Digital Jodipan: Meningkatkan Pengalaman Wisata Edukatif di Malang
Sumber Foto: Kompasiana.com
Teknologi

Inovasi Warna Digital Jodipan: Meningkatkan Pengalaman Wisata Edukatif di Malang

MALANG - Kelompok 13 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi meluncurkan program berjudul " Warna Digital Jodipan" di kawasan wisata Kampung Warna - Warni Jodipan (KWWJ), Kota Malang. Program ini menjadi langkah konkret dalam mendukung transformasi digital desa wisata sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung melalui integrasi teknologi berbasis website.

Program Warna Digital Jodipan hadir sebagai solusi atas kebutuhan informasi wisata yang lebih terstruktur, informatif, dan mudah diakses. Melalui inovasi ini, wisatawan kini cukup memindai papan barcode berbahan akrilik yang dipasang di berbagai titik strategis kampung. Setelah dipindai pengunjung akan langsung terhubung dengan website resmi yang berisi sejarah mendalam dari 10 spot foto ikonik di KWWJ, lengkap dengan narasi filosofis yang sebelumnya belum banyak di ketahui oleh wisatawan.

Tidak hanya menyajikan cerita dibalik setiap spot foto, website tersebut juga dilengkapi dengan denah lokasi digital interaktif. Fitur ini memudahkan pengunjung dalam menavigasi area kampung wisata yang memiliki banyak lorong dan titik foto tersebar. Adanya peta digital, wisatawan dapat merencanakan rute kunjungan secara lebih efektif tanpa khawatir tersesat atau melewatkan spot unggulan.

Penanggung jawab Program Kerja Warna Digital Jodipan, Abdul Aaziz dari Program Studi Teknik Sipil, menjelaskan bahwa program ini berangkat dari hasil observai lapangan yang menunjukkan bahwa banyak pengunjung datang hanya untuk berfoto tanpa mengetahui nilai sejarah dan makna di balik visual yang ditampilkan. "Kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya bersifat visual, tetapi juga edukatif dan interaktif. Digitalisasi ini menjadi jembatan antara teknologi dan kearifan lokal yang ada di Kampung Jodipan."

Selama proses pelaksanaan, tim KKN melakukan survei terhadap 10 spot foto utama, menggali informasi sejarah dari pengelola dan masyarakat setempat, menyusun konten storytelling, hingga merancang desain website yang ramah pengguna. Tim KKN Kelompok 13 juga membuat spot foto baru yang menjadi spot foto ke-10 berupa mural Wayang Arjuna. Seluruh proses dilakukan secara kolaboratif bersama pengurus KWWJ agar program dapat berkelanjutan meskipun masa KKN telah berakhir.

Pengolola Kampung Warna - Warni Jodipan menyambut baik inovasi ini. Menurut mereka, digitalisasi menjadi lengkah penting untuk menjaga daya saing destinasi wisata di tengah perkembangan era teknologi. Program ini dinilai mampu memberikan nilai tambah berupa informasi yang lebih profesional, terintegrasi dan mudah diakses oleh wisatawan.

Dilunsurkannya Warna Digital Jodipan, Kelompok 13 KKN UMM berharap Kampung Warna - Warni Jodipan tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata visual yang Instagramable, tetapi juga sebagai desa wisata yang adaptif terhadap perkembangan digital serta mampu memberikan pengalaman yang lebih bermakna, informatif, dan berkesan bagi setiap pengunjung.

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan desa wisata masyarakat melalui pendekatan inovatif, edukatif, dan berkelanjutan.