Kemenkeu Banten Salurkan Rp2,62 Triliun Dana Transfer ke Daerah
Isu Nasional - Serang (ANTARA) - Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Regional Banten melaporkan telah menyalurkan dana Transfer Ke Daerah (TKD) sebesar Rp2,62 triliun hingga 31 Januari 2026.
Realisasi ini mencapai 17,58 persen dari target, berada di atas rata-rata realisasi nasional yang tercatat sebesar 13,8 persen.
Kepala Perwakilan Kemenkeu Satu Regional Banten, Lisbon Sirait, di Serang, Sabtu, menyatakan bahwa kinerja penyaluran TKD tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 9,23 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
"Penyaluran TKD yang mencapai Rp2,62 triliun ini didominasi oleh pertumbuhan positif pada Dana Alokasi Umum (DAU) dan DAK Non Fisik. Namun, untuk Dana Desa dan DAK Fisik memang belum ada realisasi karena masih menunggu terbitnya petunjuk teknis (juknis)," katanya.
Selain TKD, Lisbon memaparkan kinerja belanja negara di Banten secara keseluruhan tumbuh signifikan sebesar 10,5 persen dengan realisasi mencapai 12,54 persen atau di atas realisasi nasional sebesar 5,9 persen.
"Dari sisi belanja Kementerian/Lembaga (K/L), realisasi tercatat sebesar Rp343,58 miliar atau 3,93 persen," ujarnya.
Pertumbuhan belanja K/L ini ditopang oleh belanja pegawai yang mencapai 5,53 persen, yang dipicu oleh penambahan personel PPK dan ASN/TNI/Polri di beberapa instansi. Selain itu, belanja modal menunjukkan akselerasi signifikan di awal tahun dengan capaian 2,51 persen, jauh melampaui rata-rata nasional sebesar 0,4 persen.
Namun, di sisi pendapatan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di wilayah Banten mengalami kontraksi sebesar 13,15 persen dengan realisasi 6,35 persen. Kinerja PNBP ini masih ditopang oleh pendapatan dari layanan pertanahan, jasa ke pelabuhan, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Terkait pendapatan hibah, Lisbon mencatat terdapat empat hibah yang diterima satuan kerja vertikal di Banten dengan total nilai Rp1,346 miliar. Dana hibah tersebut dialokasikan untuk menunjang program kerja pada Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Menutup keterangannya, Lisbon menjelaskan bahwa dana TKD memegang peranan vital dalam struktur APBD Banten, di mana kontribusi nya mencapai 79,34 persen dari total pendapatan daerah per Januari 2026. Meskipun pendapatan daerah tumbuh 4,63 persen, belanja daerah terpantau masih terkontraksi sebesar 7,89 persen.




