Harga Emas Meningkat di Tengah Ketegangan Konflik Timur Tengah
Isu Nasional - NEW YORK, KOMPAS.com - Harga emas dunia menguat pada akhir perdagangan Rabu (4/3/2026) waktu setempat atau Kamis (5/3/2026) pagi WIB, didorong meningkatnya ketegangan konflik di Timur Tengah yang memicu minat pada aset aman atau safe haven.
Selain itu, terhentinya reli dollar AS turut mempengaruhi penguatan emas.
Mengutip Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,7 persen menjadi ke level 5.120,71 dollar AS per ons, setelah sehari sebelumnya sempat anjlok lebih dari 4 persen.
Sementara kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April ditutup menguat 0,2 persen ke level 5.134,70 dollar AS per ons.
Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan berlanjutnya perang menjadi faktor pendukung penguatan emas, terlebih didukung pula dengan pelemahan dollar AS.
"Dollar AS telah mengalami pullback, yang memberikan sedikit dukungan. Secara keseluruhan, faktor fundamental makro masih mendukung emas. Selama perang dengan Iran masih berlangsung, itu juga akan tetap menjadi faktor pendukung," ujar Grant.
"Ada risiko volatilitas terus berlanjut. Tapi saya tetap optimis dan berpikir kita akan melihat rekor tertinggi baru sepanjang masa," imbuh dia.
Dollar AS melemah setelah mencatat kenaikan tajam pada perdagangan Selasa.
Pelemahan ini membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, sehingga meningkatkan minat investor terhadap logam kuning tersebut.
Konflik antara AS, Israel dan Iran sendiri meluas tajam setelah kapal selam AS menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka yang menewaskan sedikitnya 80 orang.
Di sisi lain, sistem pertahanan udara NATO menghancurkan rudal balistik Iran yang ditembakkan ke arah Turki.
Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding), emas memang kerap dipandang sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian dan inflasi.
Logam mulia ini cenderung diminati dalam lingkungan suku bunga rendah.
Dari sisi data ekonomi, laporan ketenagakerjaan nasional ADP menunjukkan penggajian sektor swasta AS meningkat lebih besar dari perkiraan pada Februari, meskipun data bulan sebelumnya direvisi turun tajam.
Pelaku pasar pun kini menanti rilis laporan ketenagakerjaan resmi AS pada Jumat mendatang.
Survei ekonom Reuters memperkirakan nonfarm payrolls bertambah 59.000 pekerjaan pada Februari, setelah meningkat 130.000 pada Januari.
Di pasar logam mulia lainnya, harga perak spot naik 1,3 persen menjadi 83,07 dollar AS per ons setelah sebelumnya merosot lebih dari 8 persen.
Harga platinum spot melonjak 2,8 persen ke level 2.141,71 dollar AS per ons, sedangkan paladium naik 1,2 persen menjadi 1.667,51 dollar AS per ons.




