Konflik AS-Israel dan Iran Dorong Harga Minyak Melonjak ke USD 80 per Barel
Sumber Foto: Kendari Kita
Internasional

Konflik AS-Israel dan Iran Dorong Harga Minyak Melonjak ke USD 80 per Barel

KENDARI KITA- Harga minyak mentah dunia diprediksi akan melonjak tajam menyusul peluncuran "operasi tempur besar-besaran" oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, Sabtu, 28 Februari 2026.

Konflik bersenjata ini menjadikan Selat Hormuz sebagai zona perang, yang mengancam stabilitas ekspor minyak mentah dari kawasan Timur Tengah.

Selat Hormuz merupakan jalur vital energi global di mana lebih dari 20 persen pasokan minyak dunia melintas menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman dan Laut Arab.

Eskalasi meningkat setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa penghancuran kekuatan angkatan laut Iran menjadi tujuan utama operasi militer tersebut.

Bombardir rudal yang intensif di wilayah tersebut dipastikan akan mengganggu lalu lintas kapal tanker minyak.

harga minyak akibat serangan terkoordinasi ini, terlebih setelah Teheran meluncurkan serangan balasan di kawasan regional.

Pada penutupan perdagangan Jumat, minyak mentah Brent sudah merangkak naik 2 persen ke angka USD 72,48 per barel.

pasar global.***