Pdt Lucky Rumopa: Isu Perpanjangan Jabatan Pendeta GMIM dan Ketua BPMS Tidak Benar
Manado, BeritaManado.com — Baru-baru ini, beredar informasi yang mengklaim bahwa Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM berencana untuk memperpanjang masa kerja pendeta menjadi 70 tahun dan mengizinkan Ketua BPMS menjabat hingga tiga periode. Namun, isu tersebut segera dibantah oleh Pdt Lucky Rumopa, Ketua Badan Pekerja Wilayah Manado Utara Satu.
Pdt Lucky Rumopa menegaskan bahwa informasi itu menyesatkan dan termasuk dalam kategori hoaks. Ia menekankan bahwa BPMS dan seluruh jajaran di tingkat bawah tetap berpegang pada keputusan gerejani yang telah ditetapkan dan senantiasa mengikuti aturan yang berlaku.
“Jemaat agar menahan diri dan menyerahkan mekanisme aturan berdasarkan Tata Gereja,” ujar Pdt Lucky pada Jumat (19/7/2024).
Lebih lanjut, Pdt Lucky menjelaskan bahwa pembahasan mengenai perubahan tata gereja telah dimulai sejak tahun 2022. Sesuai dengan Tata Dasar Bab 15, Pasal 37, perubahan dalam tata gereja dapat dilakukan melalui tahapan mekanisme yang telah ditentukan.
“Jemaat dapat mengusulkan perubahan, dan Badan Pekerja Majelis Wilayah (BPMW) akan membawa aspirasi tersebut ke BPMS untuk dibahas dalam Sidang Majelis Sinode,” lanjutnya. Ia menekankan bahwa dalam sidang di Wilayah Tumompaso, isu mengenai masa tugas 70 tahun dan tiga periode Ketua BPMS tidak pernah dibahas. “Sekali lagi, jangan terhasut oleh isu yang tidak benar,” tegasnya.
Pdt Lucky juga mengingatkan bahwa GMIM memiliki aturan dalam mengusulkan perubahan yang harus melalui tiga jenis sidang: majelis tahunan, lima tahunan, dan sidang istimewa. Keputusan mengenai usulan tersebut akan ditentukan melalui sidang istimewa.
“Usulan tidak dapat diajukan secara sembarangan di media sosial atau melalui metode yang tidak resmi. Ada prosedur yang harus diikuti,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa setiap keputusan yang diambil dalam tubuh GMIM harus mengacu pada prinsip Prebiterial Sinodal, yang mengedepankan mufakat. “Gereja tidak sama dengan politik. Gereja bekerja dalam terang Yesus Kristus demi kepentingan semua jemaat,” tutup Pdt Lucky.




