Pemkot Batu Tetapkan Empat Isu Strategis untuk Pembangunan Berkelanjutan 2025-2029
Sumber Foto: KabarBaik.co
Indeks Isu

Pemkot Batu Tetapkan Empat Isu Strategis untuk Pembangunan Berkelanjutan 2025-2029

Pemerintah Kota Batu telah menetapkan empat isu strategis sebagai fokus utama dalam rencana pembangunan berkelanjutan selama lima tahun ke depan. Penetapan ini merupakan bagian dari arah kebijakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029, yang bertujuan untuk mendorong transformasi menyeluruh menuju Kota Batu yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Empat Isu Strategis

Wali Kota Batu, Nurochman, menyampaikan bahwa keempat isu strategis ini merupakan respons terhadap berbagai tantangan dan harapan masyarakat saat ini. “Keempat isu strategis ini bukan hanya fokus tematik, melainkan benang merah dari seluruh tantangan dan harapan masyarakat Kota Batu,” ungkap Nurochman.

  • Transformasi Sosial Menuju Masyarakat Sejahtera: Isu ini menyoroti tantangan sosial, seperti rendahnya rata-rata lama sekolah, tingginya angka stunting, serta ketimpangan antara pendidikan dan kebutuhan industri. Nurochman menegaskan pentingnya kesejahteraan dan kemajuan ekonomi yang harus didukung oleh digitalisasi dan inovasi.
  • Transformasi Ekonomi Daerah yang Berdaya Saing: Pemkot Batu berencana untuk memperkuat sektor ekonomi dengan mengintegrasikan pertanian dan pariwisata, mengembangkan wisata kesehatan, serta mempercepat digitalisasi dan riset inovatif. Nurochman menjelaskan bahwa ekonomi Kota Batu harus mampu bersaing tanpa meninggalkan identitasnya sebagai kota agropolitan.
  • Pembangunan Berwawasan Lingkungan: Nurochman juga menyoroti penurunan kualitas lingkungan hidup pada tahun lalu, yang meliputi indeks udara dan daya dukung air. Oleh karena itu, Pemkot Batu akan memprioritaskan ketahanan pangan, pengelolaan sampah, serta mitigasi risiko bencana dalam rencana pembangunannya.
  • Tata Kelola dan Pelayanan Publik yang Prima: Isu ini berfokus pada tata kelola pemerintahan untuk mengatasi stagnasi indeks pelayanan publik dan penurunan indeks integritas. Nurochman menekankan bahwa pelayanan publik yang baik memerlukan transparansi, akuntabilitas, dan keterlibatan aktif masyarakat.

Dengan fondasi RPJMD 2025-2029 yang kuat, Nurochman berharap agar seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dapat bersinergi untuk mewujudkan transformasi Kota Batu menjadi Mbatu Sae.