Potensi Koreksi IHSG Terus Berlanjut di Tengah Ketidakpastian Konflik Timur Tengah
Sumber Foto: Bloomberg Technoz
Indeks Isu

Potensi Koreksi IHSG Terus Berlanjut di Tengah Ketidakpastian Konflik Timur Tengah

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren koreksi pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. Kondisi ini dipicu oleh eskalasi konflik yang terjadi di Timur Tengah, yang berdampak pada sentimen pasar domestik.

Analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menyatakan bahwa pelemahan IHSG sebagian besar disebabkan oleh tekanan pada saham-saham besar di sektor konglomerasi dan perbankan. "Indeks secara keseluruhan tetap terkoreksi karena sektor-sektor lain yang memiliki bobot besar, seperti konglomerasi dan perbankan," ungkap Abida dalam keterangannya.

Menurut Abida, saham dengan kapitalisasi pasar yang besar mengalami tekanan jual yang signifikan akibat kekhawatiran terhadap dampak lebih lanjut dari konflik di Timur Tengah. "Sehingga, pergerakan pasar hari ini kemungkinan besar lebih mencerminkan redistribusi modal daripada adanya rebound yang menyeluruh," tambahnya.

Investor diharapkan untuk mencermati perkembangan situasi ini, terutama terkait dengan faktor-faktor eksternal yang dapat mempengaruhi pergerakan pasar saham di Indonesia.