Sidang Ketiga TKPSDA WS Toba Asahan Bahas Isu Ketahanan Pangan
Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air (TKPSDA) Wilayah Sungai Toba Asahan menggelar Sidang Ketiga yang berlangsung selama tiga hari, dari 9 hingga 11 September 2024, di The Hill Hotel Sibolangit. Sidang ini bertujuan untuk membahas isu-isu strategis terkait pengelolaan sumber daya air di kawasan WS Toba Asahan.
Sidang dibuka oleh Jones Hendra M. Sirait, Pengelola Sumber Daya Air Ahli Muda Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara, yang mewakili Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara selaku Ketua Harian TKPSDA WS BNBB. Dalam sambutannya, ia berharap anggota TKPSDA WS Toba Asahan dapat merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di wilayah tersebut.
Fokus Pembahasan: Ketahanan Pangan
Salah satu isu strategis yang menjadi fokus pembahasan adalah ketahanan pangan yang mendukung terwujudnya kedaulatan pangan di WS Toba. Tumpal Hasugian, Staf Ahli TKPSDA WS Toba, menjelaskan pentingnya memahami potensi yang dimiliki oleh kawasan tersebut untuk mencapai kedaulatan pangan.
- Sumber Air: Memastikan ketersediaan sumber air yang memadai.
- Potensi Lahan: Memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian.
- Infrastruktur: Membangun sarana dan prasarana pendukung pertanian.
- Jadwal Penanaman: Mengatur waktu dan jenis tanaman yang akan ditanam di sekitar WS Toba.
Lebih lanjut, Tumpal menekankan bahwa keberhasilan dalam mencapai ketahanan pangan sangat bergantung pada kebijakan pemerintah yang mendukung pengembangan potensi WS Toba. “Jika hal ini berhasil, kita tidak perlu lagi bergantung pada produk impor untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Sidang ketiga ini dihadiri oleh 18 anggota yang berasal dari berbagai unsur, baik pemerintah maupun non-pemerintah, yang berkontribusi dalam proses pengelolaan sumber daya air di wilayah tersebut.




