Universitas Samudra Lakukan Edukasi Kesehatan dan Gizi Pascabanjir di Aceh Tamiang
Sumber Foto: JurnalPost
Sosial

Universitas Samudra Lakukan Edukasi Kesehatan dan Gizi Pascabanjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang, JurnalPost.com – Banjir yang melanda Desa Mesjid, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, pada 26 November 2025, menimbulkan dampak signifikan bagi kehidupan masyarakat setempat. Curah hujan tinggi yang berlangsung dalam waktu lama menyebabkan sungai meluap dan merendam permukiman warga, fasilitas umum, hingga sarana pelayanan kesehatan desa.

Wilayah Desa Mesjid yang berada di dataran rendah memang dikenal rawan banjir musiman. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, intensitas serta lamanya genangan air dilaporkan semakin meningkat. Peristiwa banjir pada akhir November tersebut tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga memicu berbagai persoalan kesehatan dan ketahanan pangan.

Genangan air yang bercampur lumpur serta limbah rumah tangga meningkatkan risiko pencemaran lingkungan dan memperburuk kondisi sanitasi. Situasi ini berpotensi memicu penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit, hingga penyakit yang ditularkan melalui vektor. Selain itu, akses masyarakat menuju layanan kesehatan sempat terganggu akibat terbatasnya mobilitas selama banjir.

Kelompok rentan, seperti balita, ibu hamil, lansia, dan penderita penyakit kronis, menjadi pihak yang paling membutuhkan perhatian. Rusaknya bahan pangan akibat terendam air juga berdampak pada kualitas dan kuantitas asupan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan ibu hamil.

Merespons kondisi tersebut, Universitas Samudra menyalurkan dukungan melalui program pelayanan kesehatan darurat sekaligus edukasi gizi bagi warga terdampak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dipimpin oleh Nirmala Sari, S.Si., M.Si., bersama tim.

Program yang dijalankan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, pemberian obat-obatan esensial, edukasi pencegahan penyakit pascabanjir, serta penyuluhan mengenai pemenuhan gizi seimbang dalam situasi darurat. Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat juga menjadi fokus utama guna menekan risiko munculnya wabah penyakit.

Baca Juga

EDU-CERIA Hadir Pulihkan Semangat Belajar Anak Usia Dini Pascabanjir Bandang di Manyak Payed

Buka Puasa Bersama Masyarakat Aceh, DU2 UAR Libatkan 50 Muslimat

Nirmala Sari menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perguruan tinggi dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di wilayah rawan bencana. Ia berharap pendampingan yang dilakukan dapat membantu warga mencegah penyakit pascabanjir sekaligus mempercepat proses pemulihan kesehatan.

Dukungan dari Universitas Samudra disambut positif oleh masyarakat Desa Mesjid. Warga berharap adanya pendampingan berkelanjutan agar kesiapsiagaan menghadapi banjir di masa mendatang semakin meningkat. Sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan kesehatan warga serta meminimalkan dampak kesehatan akibat bencana secara berkelanjutan.

Tags: Aceh Tamiang Universitas Samudra