Wall Street Menghadapi Tekanan, S&P 500 dan Nasdaq Menurun Terhadap Isu Kecerdasan Buatan
Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Jumat, 12 Desember 2023, dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq mengalami penurunan lebih dari 1 persen. Investor mulai meninggalkan saham teknologi dan beralih ke sektor-sektor yang dianggap lebih defensif, disebabkan oleh kekhawatiran mengenai potensi gelembung di sektor kecerdasan buatan (AI). Penurunan ini dipicu oleh kinerja saham Broadcom dan Oracle, serta meningkatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat.
Kenaikan imbal hasil obligasi terjadi setelah beberapa pejabat Federal Reserve mengungkapkan keberatan terhadap pemotongan suku bunga, dengan alasan bahwa inflasi masih terlalu tinggi untuk membenarkan pelonggaran kebijakan moneter. Hal ini semakin menambah sentimen negatif di pasar saham.
Pergerakan Indeks
Indeks Nasdaq Composite turun 398,69 poin atau 1,69 persen, mencapai level 23.195,17. S&P 500 merosot 73,59 poin atau 1,07 persen, berakhir di level 6.827,41. Secara mingguan, S&P 500 mencatat penurunan 0,63 persen, sementara Nasdaq melemah 1,62 persen. Berbeda dengan keduanya, indeks Dow Jones Industrial Average naik 1,05 persen dalam sepekan meskipun pada hari Jumat mengalami penurunan 245,96 poin atau 0,51 persen, mencapai level 48.458,05.
Dampak Saham AI
Saham-saham yang terkait dengan AI menjadi penyebab utama tekanan di pasar. Broadcom mengalami penurunan signifikan sebesar 11,4 persen setelah perusahaan chip ini memperingatkan bahwa margin keuntungan ke depannya akan lebih tipis, menciptakan kekhawatiran baru tentang profitabilitas investasi AI yang sebelumnya menunjukkan lonjakan tajam. Sementara itu, saham Oracle juga turun 4,5 persen setelah sebelumnya mengalami penurunan hampir 11 persen akibat proyeksi keuangan yang lemah. Tekanan pada Oracle berlanjut meskipun perusahaan tersebut membantah laporan mengenai adanya penundaan pusat data untuk OpenAI, pembuat ChatGPT.
Menurut Anthony Saglimbene, kepala ahli strategi pasar di Ameriprise, pelemahan ini juga dipengaruhi oleh kondisi pasar yang sebelumnya sudah berada di level tinggi. "Tidak mengherankan jika pasar mengalami penurunan hari ini setelah beberapa minggu yang cukup solid. Beberapa gangguan dalam tema AI saat ini menyebabkan investor beralih ke beberapa sektor yang lebih defensif," ujarnya.
Kewaspadaan Investor Menjelang Rilis Data Ekonomi
Sentimen kehati-hatian investor meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting pekan depan, termasuk laporan penggajian non-pertanian, inflasi konsumen, dan penjualan ritel dari Departemen Tenaga Kerja AS. Data ini dianggap krusial untuk memberikan gambaran mengenai kesehatan ekonomi AS, terutama setelah penutupan pemerintah pada Oktober lalu yang menyebabkan minimnya rilis data resmi.
"Pasar mungkin sedikit berhati-hati menjelang pengumuman angka-angka besar minggu depan," tambah Saglimbene.
Pergerakan Saham Individual dan Sektoral
Di antara saham-saham individu, Broadcom menjadi pemberat terbesar bagi S&P 500 pada perdagangan Jumat. Saham Nvidia, pemimpin pasar chip AI lainnya, turut menekan indeks setelah turun 3,3 persen. Secara keseluruhan, indeks semikonduktor Philadelphia merosot 5,1 persen, mencatatkan kinerja harian terlemah sejak 10 Oktober. Penurunan juga meluas ke saham-saham lain yang diuntungkan oleh lonjakan investasi AI, seperti SanDisk yang anjlok 14,7 persen dan CoreWeave yang turun 10,1 persen.
Dari sisi sektoral, enam dari sebelas sektor di S&P 500 ditutup di zona merah. Sektor teknologi memimpin pelemahan dengan penurunan 2,9 persen, sedangkan sektor konsumsi pokok justru mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 0,9 persen.
Di tengah pelemahan pasar, beberapa saham mencatatkan kinerja positif, seperti Lululemon Athletica yang melonjak 9,6 persen setelah menaikkan proyeksi laba tahunan dan mengumumkan pergantian CEO. Sementara itu, saham Costco Wholesale nyaris tidak bergerak meskipun berhasil melampaui ekspektasi Wall Street untuk pendapatan dan laba kuartal pertama, didorong oleh lonjakan pembelian barang kebutuhan pokok menjelang musim liburan.




