Kongres Pemuda Sulsel 2025 Tetapkan Tiga Isu Prioritas Pembangunan
oleh irwan lupus
MAKASSAR, BKM — Program BASAsulsel Wiki Sulsel menggelar Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2025 di Aula Siporio Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Makassar baru-baru ini dan resmi ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan yang mengikat komitmen multi-sektor. Kongres mengusung tema “Suara Pemuda dalam Partisipasi Publik: Melampaui dari Sekadar Didengar”.
Koordinator Program BASAsulsel Wiki Sulsel Ita Ibnu menyatakan rasa senangnya atas antusiasme dan komitmen kolaboratif yang terjalin selama Kongres. Menurutnya, keberhasilan kongres semakin meneguhkan kepercayaan bahwa tema Suara Pemuda dalam Partisipasi Publik Melampaui dari Sekadar Didengar, hanya dapat terwujud dengan Kolaborasi Multipihak.
Dia berharap lebih banyak lagi ruang kolaborasi bagi partisipasi bermakna yang tercipta dan digerakkan oleh pemuda pada tahun-tahun mendatang. “BASAsulsel Wiki sangat senang melihat antusias peserta yang mulai dari pemuda siswa/siswi pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga pemerintah saling berdialog yang setara dan menjalin komitmen untuk berkolaborasi menindaklanjuti hasil Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2025,” ujar Ita.
Tema acara mencerminkan setiap suara pemuda memiliki arti dan kekuatan untuk menjadi aksi nyata dalam menyelesaikan berbagai tantangan. Melalui Kongres ini, suara pemuda tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam aksi-aksi yang berdampak nyata untuk masa depan bangsa. Tema ini memaknai “Melampaui dari Sekadar Didengar” sebagai seruan agar suara pemuda, berbagai ide, dan karya mereka diberi ruang untuk menjadi inspirasi, penggerak perubahan, serta pondasi kebijakan publik yang responsif, inklusif, dan kolaboratif.
Hasil utama yang disepakati oleh seluruh peserta Kongres (termasuk perwakilan Pemerintah Provinsi dan Kota Makassar, Komunitas, pelajar, dan lembaga legislatif) adalah penetapan tiga isu prioritas pembangunan. Berita Acara Kesepakatan Kongres Pemuda yang ditandatangani oleh berbagai pihak menyepakati tiga isu utama, yaitu Transformasi dan Literasi Digital, Lingkungan, dan Pendidikan.
Selain penetapan isu prioritas, seluruh pihak juga menandatangani komitmen bersama menyepakati hasil diskusi tentang implementasi aksi, berkomitmen untuk terus terhubung, menjalin komunikasi, berkoordinasi, dan berkolaborasi dalam upaya implementasi melalui Wikithon Partisipasi Publik 2026, berkomitmen untuk berpartisipasi secara aktif dan bermakna dalam melaksanakan rencana aksi yang tertuang dalam kongres.
Hasil rekomendasi Kongres Pemuda Sulsel 2025 mendapat sambutan positif dan tindak lanjut dari pemerintah. Dukungan kuat datang dari legislatif. Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Yenni Rahman menekankan pentingnya ide-ide yang lahir dari forum ini. Menyoroti perlunya sinkronisasi rekomendasi dengan rencana pembangunan serta kepastian anggaran.
“Acara ini ‘mahal’ karena inspiratif, ide-ide original lahir dari pikiran anak-anak muda kita. Ini bukan sekedar kegiatan seremonial yang selesai begitu saja, ini mahal karena ide para generasi muda sebagai para peserta itu dituangkan dalam sebuah rekomendasi,” tegas Yenni.
“Indonesia siapa amunisinya? Anak muda. Jadi Pemprov Sulsel tidak boleh menutup mata untuk itu dan serta anggarannya juga ada, sehingga harus dipastikan bahwa itulah bentuk kepedulian,” imbuhnya.
Tiga isu krusial yang terpilih melalui proses voting partisipatif pemuda selama Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2025 akan menjadi agenda utama Wikithon 2026. Hasil rumusan ini juga disiapkan untuk diserahkan kepada Pemerintah Provinsi sebagai masukan substansial bagi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Kami tentunya berusaha, dengan adanya rekomendasi yang nanti dikirimkan ke kami, akan kami upayakan tindak lanjuti ke pimpinan karena ini tahun pertama sosialisasi dengan melibatkan Dispora. Kami mengapresiasi karena ini memang wujud dari Perpres 43 yang mana Perpres ini adalah bagaimana koordinasi lintas sektor. Jadi pemberdayaan kepemudaan itu bukan hanya di Dispora saja tapi semua OPD yang terkait,” ungkap Sitti Harlina dari Bidang Kepemudaan Dispora Sulsel.
Ita mengakui senang atas antusiasme dan komitmen kolaboratif yang terjalin selama kongres. Menurutnya, keberhasilan kongres semakin meneguhkan kepercayaan bahwa tema Suara Pemuda dalam Partisipasi Publik Melampaui dari Sekadar Didengar, hanya dapat terwujud dengan Kolaborasi Multipihak. Ia berharap lebih banyak lagi ruang kolaborasi bagi partisipasi bermakna yang tercipta dan digerakkan oleh pemuda pada tahun-tahun mendatang.
“BASAsulsel Wiki sangat senang melihat antusias peserta mulai dari siswa/siswi pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga pemerintah saling berdialog yang setara dan menjalin komitmen untuk berkolaborasi menindaklanjuti hasil Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2025,” ujar Ita
Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2025 terselenggara berkat dukungan dari Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Botnar Foundation, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kota Makassar, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, Balai Bahasa, BASAibu Wiki, Think Policy, Makassar Creative Hub, ICT Watch, Nipah Mall, BillArt Department serta para narasumber plenary dan lokakarya, fasilitator, harvester, Komunitas yang senantiasa membersamai yaitu, Antropos Indonesia, Duta Pemuda Kota Makassar, Forum Duta Pemuda Kota Makassar.
BASAibu Wiki adalah organisasi yang mendorong anak muda untuk menyuarakan pendapat mereka terhadap isu-isu publik dan menjadi bagian penting dari perumusan kebijakan bersama pemerintah melalui platform digital lewat bahasa lokal. Organisasi ini menggunakan tiga bahasa: Bahasa Daerah, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. BASAibu Wiki sendiri diinisiasi dan diorganisir oleh BASAbali. Dengan dukungan dari berbagai pihak, inisiatif ini telah direplikasi di daerah lain, termasuk Sulawesi Selatan dengan BASAsulsel Wiki yang dikelola oleh mitra lokal, Rumata’ ArtSpace, sejak tahun 2020. (rls)
Rekomendasi Untukmu
Gubernur Sulsel Terima Panitia PSBM, Siap Dukung Suksesnya Pertemuan Saudagar...
Akademi Kebidanan Bangka Belitung Cetak Bidan Profesional
Akademi Kebidanan Bangka Belitung Cetak Bidan Profesional untuk Meningkatkan Kesehatan...
Manajemen Astra Daihatsu Maros Berbagi Penganan Buka Puasa
Astra Daihatsu Maros Gelar Buka Puasa Bersama
Jelang Baksos IKA Unhas di Bone, Panitia Rapat Pemantapan
Epaper Berita Kota Makassar




