Sepuluh Lembaga Negara dengan Anggaran Tertinggi di RAPBN 2026
Jakarta: Pemerintah telah mempublikasikan detail Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026 melalui Nota Keuangan pada Jumat, 16 Agustus 2025. Salah satu sorotan utama dari RAPBN tersebut adalah daftar kementerian dan lembaga negara dengan alokasi anggaran terbesar.
Alokasi ini mencerminkan prioritas pembangunan nasional, mulai dari pertahanan, kesehatan, infrastruktur, hingga layanan dasar kepada masyarakat.
Melansir Buku II Nota Keuangan RAPBN 2026, tercatat sepuluh kementerian dan lembaga yang menerima porsi belanja tertinggi dalam anggaran tahun depan. Beberapa di antaranya mengalami lonjakan signifikan dibanding outlook 2025, terutama untuk bidang gizi nasional dan pertahanan.
Berikut daftarnya:
Badan Gizi Nasional – Rp268 triliun
Kementerian Pertahanan – Rp185 triliun
Kepolisian Negara Republik Indonesia – Rp145,7 triliun
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat – Rp118,5 triliun
Kementerian Kesehatan – Rp114 triliun
Kementerian Agama – Rp88,8 triliun
Kementerian Sosial – Rp84,4 triliun
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi – Rp61 triliun
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah – Rp55 triliun
Kementerian Keuangan – Rp52 triliun
Penetapan alokasi anggaran terbesar kepada sepuluh kementerian dan lembaga dalam RAPBN 2026 menunjukkan arah prioritas kebijakan fiskal pemerintah, yang secara tegas menempatkan isu gizi nasional, pertahanan negara, keamanan domestik, serta pembangunan infrastruktur dan layanan dasar sebagai fondasi utama pembangunan.
Data ini menjadi pijakan penting bagi publik dan pemangku kepentingan untuk mengawasi efektivitas belanja negara demi memastikan tercapainya target pembangunan nasional secara merata dan berkelanjutan.




