DPRD Kota Malang Serap Aspirasi Warga Kedungkandang Terkait UMKM, Stunting, dan Lapangan Kerja
Sumber Foto: Malang Posco Media
Isu Utama

DPRD Kota Malang Serap Aspirasi Warga Kedungkandang Terkait UMKM, Stunting, dan Lapangan Kerja

Berita Lainnya

Rayakan Minggu Paskah, Gereja Katedral Ijen Tekankan Bijak Gunakan AI

9 hours ago

Lestari Run Malang 2026 Hadir dengan Kategori Baru, Target 3.000 Peserta

9 hours ago

Suspek Campak Tembus 100 Kasus, Dinkes Kota Malang Tunggu Vaksinasi Nakes

12 hours ago

Polisi Selidiki Kebakaran Pasar Landungsari, Tiga Kios Hangus

1 day ago

Libur Paskah, Pasokan LPG 3 Kg di Jatim Ditambah 700 Ribu Tabung

1 day ago

Berita Terbaru

Dua Pemain Unggul FC Perkuat Timnas Futsal di Piala AFF 2026

3 hours ago

Arthur Cunha Sejenak Obati Rindu Kanjuruhan

3 hours ago

Bersinar sebagai False Nine

3 hours ago

Kirim Surat Protes Resmi Demi Evaluasi Kinerja Wasit

3 hours ago

Baca Semua

Serap Aspirasi Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Dr H Indra Permana, SE MM, Tahun 2026

MALANG POSCO MEDIA-Anggota Komisi B DPRD Kota Malang Dr H Indra Permana, SE., MM menggelar dialog serap aspirasi dalam rangka reses awal tahun 2026. Ia mengadakan dua kali dialog bersama warga dari Dapilnya Kedungkandang. Dialog diadakan pada Senin (9/2) dan Selasa (10/2). Warga antusias berdialog dengan Dr H Indra Permana, SE MM.

Dalam pertemuan tersebut, terdapat tiga isu utama yang menjadi perhatian masyarakat. Pertama, perlunya penguatan dan pengembangan UMKM di Kecamatan Kedungkandang. Warga berharap adanya dukungan akses permodalan, pendampingan usaha berkelanjutan, kemudahan perizinan, serta perluasan akses pasar.

-Advertisement-

Menanggapi hal tersebut, Dr Indra Permana mendorong program inkubasi UMKM berbasis wilayah, pelatihan digitalisasi usaha, serta sinergi dengan perbankan dan dunia usaha agar UMKM mampu naik kelas dan berdaya saing.

Kedua, persoalan stunting yang masih relatif tinggi di beberapa titik wilayah Kedungkandang. Dalam pandangan Dr Indra, penanganan stunting harus dilakukan secara terintegrasi melalui penguatan Posyandu, edukasi gizi bagi ibu hamil dan calon pengantin dan optimalisasi program 1.000 Hari Pertama Kehidupan.

“Serta memastikan bantuan pangan bergizi tepat sasaran. Upaya ini dinilai sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak generasi sehat dan unggul di Kota Malang,’’ kata Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang.

Sedangkan isu utama ketiga lanjutnya, sulitnya akses lapangan pekerjaan bagi masyarakat usia produktif. Banyak warga mengeluhkan terbatasnya peluang kerja dan minimnya keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Sebagai solusi, Dr Indra mendorong penguatan pelatihan vokasi berbasis kebutuhan pasar, optimalisasi Balai Latihan Kerja, pengembangan sentra ekonomi baru di Kedungkandang, serta mendorong kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta dalam menciptakan peluang kerja.

Melalui kegiatan reses ini, Dr Indra menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi masyarakat agar dapat diperjuangkan dalam pembahasan program dan penganggaran di DPRD Kota Malang. Khususnya yang berkaitan dengan bidang ekonomi, sesuai ruang lingkup Komisi B. ”Kegiatan reses di wilayah Kecamatan Kedungkandang sebagai bagian dari tugas konstitusional dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,’’ katanya.

Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, pelaku UMKM, kader kesehatan, serta warga dari berbagai kelurahan. (van)

-Advertisement-