Kepanikan Masyarakat Global Akibat Lonjakan Harga Minyak
Isu Nasional - Lonjakan harga minyak dunia di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memicu kepanikan di sejumlah negara. Warga ramai-ramai mendatangi SPBU untuk mengisi penuh tangki kendaraan karena khawatir pasokan BBM terganggu.
Fenomena panic buying dilaporkan terjadi di beberapa negara seperti Korea Selatan, Sri Lanka, Australia, Inggris, hingga Jerman. Antrean panjang kendaraan pun terlihat di sejumlah SPBU.
Di Korea Selatan misalnya, harga bensin mencapai level tertinggi dalam 29 bulan terakhir. Sementara di Inggris, antrean kendaraan di beberapa SPBU bahkan dilaporkan mencapai puluhan hingga hampir seratus mobil.
Di Sri Lanka, pemerintah menegaskan stok BBM sebenarnya masih mencukupi. Namun kepanikan masyarakat tetap memicu antrean panjang di berbagai SPBU.
Meski situasi global memanas, pemerintah Indonesia memastikan ketahanan BBM nasional masih aman. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut stok BBM saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan sekitar 20 hari.
All reactions:
113
11 comments
10 shares
Like
Comment
Most relevant
Andy Hakim
Hebat gara2 kelakuan 2 orang terkonyol, satu dunia merasakan dampaknya.
14w
1
Ilham Rozaq
Fokus aja korupsinya gak usah bangun kilang minyak untuk cadangan
14w
1
Rifian Fian
Bikin panik aja
14w
Radine Azr
https://www.facebook.com/reel/1455814019219165/
14w
Febri Pratama Chan
Memang bodoh2nya warga Konoha ini
14w
Wirya Edi Yasa
14w
Bung Stef
tak ada alasan buat kepanikan, kecuali karena para spekulan yg mau ambil untung, dgn menggunakan alasan perang Iran, pasokan minyak dunia telah diamankan oleh AS dgn penguasaan pengelolaan minyak Venezuela sebelumnya..
14w
2
Atu P
20 hari cukup
14w
Goras Sinaga
kemampuan Indonesia hanya 20 hari? memalukan
14w
Most relevant is selected, so some comments may have been filtered out.




